Lamongan (beritajatim.com) – Pelatih Persela Lamongan, Fakhri Husaini menyatakan bahwa saat ini permainan Persela Lamongan telah menunjukkan perkembangan yang sangat positif.
Pernyataan pelatih kelahiran Aceh tersebut didasarkan saat tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini menghadapi Persebaya Surabaya, dalam laga bertajuk Latihan Bersama, pada Rabu (13/7/2023) lalu.
Menurut Fakhri, meski harus menerima kekalahan 2 gol tanpa balas, namun setidaknya Persela mampu mengimbangi gaya permainan Persebaya yang saat itu tampil dengan komposisi pemain intinya.
“Babak pertama Persebaya turunkan semua pemain asingnya, pemain intinya. Tapi kami tidak berada di bawah dominasi mereka. Bahkan shot on target pun gak ada. Satu-satunya gol di babak pertama itu penalti, yang terjadi karena kesalahan pemain kami sendiri, yang melakukan clearance tapi malah terkena tangannya. Kemudian babak ke dua, kami kemasukan 1 gol setelah kita main dengan 10 pemain,” ujarnya.
Lebih lanjut, Fakhri menjelaskan bahwa terlepas dari masih adanya beberapa kesalahan yang dilakukan oleh pemainnya, tapi pihaknya menilai bahwa secara umum anak asuhnya telah tampil dengan organisasi permainan yang cukup bagus.
“Saya melihat ada perkembangan yang cukup positif dari penampilan seluruh pemain. Kami rebut bola, transisi negatifnya bagus, build up juga bagus. Hanya saja beberapa peluang tidak bisa jadi gol,” tuturnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persela-lamongan”]
Fakhri mengaku, saat ini pihaknya fokus latihan sebagai persiapan melakoni laga ujicoba di pulau garam untuk melawan Madura United, pada Minggu (17/7/2022) mendatang.
Namun, pada laga ujicoba itu, dipastikan Persela akan bermain tanpa striker anyarnya Marinus Manewar. Hal itu karena Marinus sedang dalam proses pemulihan dari cedera dan akan menjalani tes pada Senin (18/7/2022).
“Marinus belum bisa diturunkan, karena dia baru akan menjalani tes pada Senin besok,” tandasnya.[riq/ted]






