Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC kembali gagal mendulang poin dari Persik Kediri, pada laga pekan ke-19 Liga 1 kontra tuan rumah Persik Kediri, di Stadion Brawijaya Kediri, Rabu (8/11/2023).
Pada laga tersebut, tim berjuluk Laksar Sape Kerrab harus menyerah 4 gol tanpa balas dari Macan Putih, berkat trigol Flavio Silva (7′, 50′ dan 71′), serta satu gol Jeam Kelly Sroyer pada menit 80′.
Kekalahan tersebut sekaligus memperpanjang hasil minor tim kebanggaan Suporter Madura Bersatu, khususnya dalam lima laga terakhir. Apalagi dalam lima laga tersebut, mereka hanya mampu mengumpulkan sebanyak 1 poin.
Dari lima kegagalan tersebut, tiga di antaranya kegagalan mereka mengamankan poin saat bertanding di markas sendiri, Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, serta Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura.
Baca Juga: Madura United Miliki Motivasi Berlipat Hadapi Persik Kediri
“Kita banyak melakukan kesalahan sejak menit awal, termasuk pasca gol pertama Persik sejak menit pertama, dan kita tidak mampu mengambangkan pertandingan,” kata Pelatih Madura United FC, Mauricio Souza, usai pertandingan.
Kekalahan tersebut mengakibatkan timnya melorot dari posisi empat klasemen sementara. “Kami akui kita gagal menambah poin di empat laga, tapi kita masih bisa di posisi 6 klasemen,” ungkapnya.
“Berdasar analisis tim, kita ada penurunan performa. Kedepan tidak boleh ada kesalahan. Sehingga kita harus kembali kerja keras demi merealisasikan target (finish 4 besar klasemen),” pungkasnya. [pin/ted]






