Pamekasan (beritajatim.com) – Laga Madura United FC menjamu Arema FC pada laga pekan ke-34 Liga 1, di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Senin (29/4/2024). Digelar tanpa kehadiran suporter.
Padahal pada laga pamungkas kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, tim berjuluk Laksar Sape Kerrab memiliki ambisi happy ending untuk mengamankan poin sekaligus memastikan diri tampil pada ajang internasional, Championship Series musim depan.
Termasuk juga bagi tim tamu, Singo Edan yang mengharuskan menambah poin guna terhindar dari jurang degrasi, sekaligus memastikan diri kembali tampil di Liga 1 musim depan.
Namun bagi tim tuan rumah, kemenangan menjadi harga mati tanpa harus bergantung kepada tim lain khususnya dari hasil pertandingan di laga lainnya.
Sayangnya tim binaan Mauricio Souza, akan bermain menjamu Arema tanpa dukungan langsung dari suporter Madura Bersatu, khususnya di laga krusial dan penentuan.
“Ketetapan (laga tanpa suporter) itu berdasar hasil rekomendasi rakor Kamtibmas Derby Jatim, melibatkan Polres Bangkalan, Panpel Pertandingan, dan beberapa elemen lainnya,” kata Ketua LOC Madura United FC, Mohammad Alwi, Minggu (28/4/2024).
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga sempat melakukan berbagai cara dan upaya, agar Fachruddin Aryanto berlaga dan mendapat dukungan langsung dari suporter Madura Bersatu.
“Prinsipnya kami sudah berusaha semaksimal mungkin, ini keputusan berat, tapi kami harus mengikutinya. Tentunya demi kebaikan bersama,” ungkap pria yang akrab disapa Alwi.
Hanya saja, pihaknya tetap sangat berharap agar suporter Madura Bersatu, tetap memberikan dukungan dan doa. “Mari tetap dukung Madura United dari layar kaca (televisi), tentunya untuk hasil terbaik di laga besok,” pungkasnya. [pin/but]






