Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC akan menjalani lima laga berbeda pada lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepakbola Tanah Air, Liga 1, khususnya dalam edisi Agustus 2023.
Dari kelima laga tersebut, terdapat tiga laga berbeda akan dijalani tim berjuluk Laskar Sape Kerrab dengan status sebagai tuan rumah. Rencananya ketiga laga kandang tersebut digelar di Stadion Gelora Bangkalan (SGB).
“Dari awal kami memang sengaja mendaftarkan 2 homebase, yakni Stadion Gelora Bangkalan dan Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan,” kata Manajer Madura United FC, Umar Wachdin, Kamis (3/8/2023).
Baca Juga: Menajemen Madura United Mengaku Senang dengan Performa Tim
Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab selama ini tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, memang mendaftarkan dua stadion berbeda sebagai homebase. Tentunya dengan beragam alasan yang sangat realistis.
“Jadi keputusan bermain dimana (SGB atau SGMRP) tentu berdasar penilaian teman-teman LOC maupun masukan dari teman-teman suporter,” ungkap pria yang akrab disapa Umar.
Baca Juga: Komitmen Jose Brandao untuk Madura United
Alasan lainnya dan lebih urgent karena alasan logistik dalam menjalani laga selama Agustus 2023. “Di antaranya soal logistik, karena jarak yang harus kita tempuh dalam menjalani pertandingan. Dengan bermain di Bangkalan, tentu akan lebih mudah,” pungkasnya.
Dari lima laga berbeda yang akan dijalani Madura United pada edisi Agustus 2023, meliputi laga kandang menjamu PSIS Semarang, Sabtu (5/8/2023). Menjamu Persija Jakarta, Minggu (13/8/2023). Serta menjamu Bhayangkara Presisi, (25/8/2023) mendatang.
Sementara dua laga tandang yang akan mereka jalani, masing-masing bertandang ke markas Rans Nusantara di Sleman, Rabu (9/8/2023). Serta menuju markas Persikabo 1973 di Cikarang, Sabtu (19/8/2023) mendatang. [pin/beq]






