Pamekasan (beritajatim.com) – Manajer Madura United FC, Umar Wachdin sangat berharap ada aksi nyata perbaikan kapasitas maupun kualitas wasit di kompetisi Liga 1, kasta tertinggi sepak bola Tanah Air.
Terlebih saat ini, PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir juga memiliki komitmen serupa untuk memperbaiki kompetisi, tidak terkecuali dari unsur pengadil lapangan.
“Pertama kami apresiasi apa yang dilakukan Ketum PSSI (Erick Thohir) yang juga menjadi Ketua Komsit (Komisi Wasit), namun sejauh ini kami belum melihat aksi nyata tentang wasit,” kata Manajer Madura United FC, Umar Wachdin, Kamis (3/8/2023).
Baca Juga: Madura United Jalani Lima Laga Berbeda Selama Agustus 2023
Bahkan pihaknya menilai jika sejauh ini masih terdapat beragam kejadian yang merugikan tim kontestan akibat aksi sejumlah pengadil lapangan. “Salah satu penyebabnya karena ada wasit yang kapasitasnya belum layak (memimpin kompetisi Liga 1),” ungkapnya.
“Dari itu harus ada langkah evaluasi dari Komsit (PSSI), sekaligus langkah konkrit untuk untuk proses perbaikan kedepan. Kami berharap kedepan bisa semakin baik dan lebih baik lagi,” harapnya.
Baca Juga: Pelatih Madura United Mauricio Souza Soroti Kontroversi Wasit Liga 1
Sebelumnya Pelatih Madura United FC, Mauricio Souza juga sempat memberikan penilaian terhadap kinerja wasit yang sering memberikan keputusan kontroversi dan merugikan. Bahkan ia juga menegaskan jika hal tersebut justru akan berdampak pada kompetisi secara keseluruhan.
Terlebih kontroversi dalam bentuk apapun juga tidak akan mengubah hasil sebuah pertandingan. “Kami tidak mau memaafkan wasit bermasalah, apalagi hukuman yang diberikan kepada mereka tidak berarti apapun bagi klub,” kata Mauricio Souza, beberapa waktu lalu.
“Jadi percuma wasit minta maaf, kalau kontroversi selalu terjadi di setiap pertandingan. Agar kedepan bisa lebih baik kedepannya, harus ada VAR, sehingga bisa bantu liga (kompetisi) lebih baik lagi,” pungkasnya. [pin/beq]






