Gresik (beritajatim.com)– Imbas lupa mematikan api saat memasak menggunakan tungku kayu bakar. Rumah milik Sholikin (65) warga Desa Sungun Legowo, Kecamatan Bungah, Gresik, dilalap api hingga ludes.
Beruntung dalam kejadian kebakaran itu, tak ada korban jiwa. Pasalnya, saat api membesar warga setempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya tapi api tetap membesar.
Kobaran api yang tak bisa dikendalikan membuat warga melaporkan kejadian ini ke posko Damkarla Gresik, Kecamatan Dukun. Usai mendapat laporan, petugas damkarla bergegas menuju ke lokasi.
“Semula kebakaran tersebut dilaporkan ke perangkat desa. Tanpa pikir panjang warga berusaha memadamkan tapi api tetap membara,” ujar Arif salah satu warga, Kamis (11/9/2025).
Dirinya menceritakan kebakaran yang menghanguskan rumah warga terjadi pukul 02.43 wib saat semua warga Desa Sungun Legowo terlelap tidur. Api yang terus membesar dikuatirkan menjalar kemana-mana.
“Saya langsung menghubungi petugas damkarla pos Dukun. Petugas datang pukul 03.10 wib memadamkan api,” ungkap Arif.
Sementara petugas piket Damkarla M.Nurul Haqqi mengatakan, ada enam personil yang dikerahkan dengan satu unit mobil damkar plus mobil suplai air.
“Setelah berjibaku selama dua jam lebih api yang menghanguskan rumah warga bisa dipadamkan,” katanya.
Setelah dipastikan padam dan dilakukan pengecekan tidak ada titik api lanjut Nurul Haqqi, dirinya dan personil lainnya balek ke posko. (dny/ted)






