Surabaya (beritajatim.com) – Briptu Briptu Tiara Nissa Zulbidah adalah Polwan asal Pasuruan Jawa Timur. Dia menjadi salah satu lulusan terbaik dalam pendidikan Akpol Turki (Akademi Kepolisian Turkiye atau Turkish National Police Academy) yang berlangsung kurun waktu dua tahun.
Akademi tersebut terdiri dari 87 orang peserta didik Internasional dari 16 negara. Termasuk tiga peserta dari Indonesia.
Peserta lain dari Indonesia yaitu Ipda Regina Setiawan dari Polda Kepri dan Bripka Hilman Lasmana dari Polda Jabar. Briptu Tiara Nissa Zulbida menduduki peringkat kelima sebagai lulusan terbaik dalam pelatihan di akademi tersebut.
Atas prestasinya itu, ia didapuk menyampaikan pidato berbahasa Turkiye di depan Presiden Turki, Erdogan dan seluruh tamu undangan yang hadir, dalam wisuda di Turkish National Police, Ankara, Turkiye, pada Rabu (26/7/2023) kemarin.
Begitu mengetahui peserta di hadapannya adalah seorang Warga Negara Indonesia, dari video viral yang ada di akun Instagram (IG) @humaspoldajatim, Presiden Erdogan terlihat berjabat tangan Briptu Tiara lebih lama seraya menitipkan salam untuk sahabatnya, Presiden Indonesia Jokowi.
Sementara pelatihan ini merupakan implementasi kerja sama kepolisian kedua negara yang semakin progresif yang tertuang dalam Memorandum of Intent (MoI) Technical Arrangement on Police Education and Training yang ditandatangani pada 2017.
“Pesan persaudaraan yang dikirimkan oleh Presiden Erdogan kepada Presiden Jokowi menunjukkan hubungan kedua bangsa dalam dan mengakar. Indonesia mendapat tempat khusus di hati pemimpin dan masyarakat Turkiye sebagaimana pemimpin dan rakyat Turkiye juga memperoleh tempat spesial di hati orang Indonesia,” ucap Duta Besar Indonesia untuk Turkiye, Lalu Muhamad Iqbal, mengomentari peristiwa itu sekaligus menerima ketiga anggota Polri tersebut di KBRI Ankara pada Jumat (28/7/2023).
BACA JUGA:
Rocky Gerung Dilaporkan ke Polda Jatim oleh Komacida, Ini Alasannya
Menjadi satu di antara tiga orang delegasi anggota Polri untuk mengikuti Akademi Kepolisian Turkiye atau Turkish National Police Academy (TNPA) selama dua tahun, tak bisa dikatakan gampang.
Selama delapan bulan pertama. Briptu Tiara mengaku, dirinya digembleng keterampilan berbahasa Turki di tempat pelatihan, sebelum akhirnya memperoleh materi ilmu pengetahuan utama mengenai manajemen keamanan kepolisian.
“Belajar 8 bulan di Turki dan alhamdulillah lulus, lalu melanjutkan master nothesis magister dengan tingkat intermediate,” ujar Briptu Tiara beberapa waktu lalu di Polda Jatim.
Selama dua tahun menjalani pendidikan setara Progam Pendidikan Magister tersebut, Briptu Tiara ingin membuktikan bahwa anak bangsa Indonesia juga dapat berkiprah menorehkan kebangaan di mata dunia Internasional.
Mantan pegawai Bank BCA di Kota Pasuruan itu, berhasil membuktikannya. Yakni dengan menyabet penghargaan menjadi siswa terbaik urutan kelima di Akpol Turki, dengan kehormatan bersalaman dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
“Saya cita-cita mengejar S2-S3 ke luar negeri dengan beasiswa dan belum selesai. Saat datang di Turki. Kami ingin buktikan bahwa Polisi Indonesia bisa dilihat di dunia,” jelasnya.
Tak ingin acara seremonial tersebut berakhir kikuk karena gestur canggung dari Briptu Tiara selama di panggung.
BACA JUGA:
Bos Sipoa Masih Tersandung Kasus Hukum, Status Tersangka di Polda Jatim
Akhirnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto menanyakan pertanyaan pemungkas yang akhirnya disambut senyum semringah Briptu Tiara. Yakni pertanyaan seputar pasangan dan pendamping hidup.
Toni mengira, Briptu Tiara sudah berkeluarga atau paling tidak telah memperoleh pasangan. Ternyata, dengan tetap mempertahankan senyuman gayeng dan tetap bermuatan penuh rasa hormat terhadap atasan. Briptu Tiara mengakui, dirinya masih menjomblo.
“Masih single, Jenderal,” pungkas Briptu Tiara, diiringi tepuk tangan ratusan audiens yang didominasi oleh polwan jajaran Polda Jatim.
Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto menyampaikan Briptu Tiara personelnya yang berdinas di Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim, sebagai anggota kepolisian berjiwa ‘Petarung’.
BACA JUGA:
Inovasi Polda Jawa Timur Diapresiasi Kakorlantas Polri dan Dirut Jasa Raharja
Pasalnya, dengan kemampuan yang dimilikinya, Briptu Tiara mampu mengalahkan 87 orang peserta delegasi anggota kepolisian dari 16 negara lain.
“Yang terpenting raihan karya dari Briptu Tiara ini membuktikan kepolisian Indonesia menjadi sebuah negara yang dalam pendidikan kepolisian tentu diperhitungkan, profesionalitasnya,” ujar Toni.
“Dengan dedikasi kemampuan, keberanian, profesionalitas, dan tekad dari Tiara sebagai polisi petarung, walaupun polwan tapi jadi polisi petarung, luar biasa,” pungkasnya. [uci/but]






