Surabaya (beritajatim.com) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebutkan, program Sekolah Bibit Unggul bagi anak korban kekerasan, berprestasi, dan kurang mampu menjamin siswa-siswi akan diterima kerja di perusahaan setelah lulus.
“Kebahagiaan saya itu, ada di setelah mereka ini lulus kemudian langsung ditampung di perusahaan – perusahaan,” kata Eri Cahyadi, Senin (19/8/2024).
Sekarang sudah ada 200 lebih peserta didik yang bersekolah di Sekolah Bibit Unggul. Kata Eri, di bulan ini akan diresmikan sebuah Mess (Asrama) bagi mereka.
“Target masuk Mess (Asrama) bulan Agustus ini,” paparnya.
Eri menjelaskan bahwa perusahaan – perusahaan yang nantinya menerima lulus- an bekerja adalah, mereka yang andil didalam program Sekolah Bibit Unggul. Sekaligus pemilik perusahaan ini didapuk sebagai orang tua asuh.
“Setelah lulus mereka langsung dapat diterima di perusahaan perusahaan. Telah banyak perusahaan yang andil di dalam program ini. Dan perusahaan ini sekaligus menjadi orang tua asuh mereka (siswa siswi Sekolah Bibit Unggul),” tutup Eri. [ram/beq]






