Surabaya (beritajatim.com) – Dukungan terus mengalir kepada Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim. Beberapa diantaranya dari tokoh dan kiai dari pondok pesantren.
Mursyid Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah yang juga pengasuh Ponpes Darul Ulum Jombang KH Ahmad Tamim pun memberikan dukungannya kepada pasangan Luluk-Lukman (LUMAN) ini.
Luluk mengaku bersyukur atas suport yang diberikan Kiai Tamim. Ia mengatakan bahwa antara Kiai Tamim dengannya masih memiliki hubungan saudara, sehingga tak heran jika dirinya diterima dengan tangan terbuka.
“Bude saya, menikah dengan Kyai Unar Tamim, adik bungsu Kiai Romly,” ujar Luluk saat berkunjung ke kediaman Kiai Tamim di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang, ditulis Jumat (20/9/2024).
Luluk yakin, pengaruh Kiai Tamim sangat kuat yang pastinya akan diikuti juga oleh warga Nahdliyin. Sebagai Musyid, dukungan Kiai Tamim juga akan ditiru oleh seluruh jamaah Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah serta alumni Ponpes Darul Ulum Jombang.
“Gus Tamim pengaruhnya akan ke jaringan thariqat dan alumni Darul Ulum,” kata Alumni Lee Kuan Yew School of Public Policy National University of Singapore tersebut.
Tidak hanya dari tokoh NU saja yang memberikan dukungan kepada Luluk-Lukman. Terbaru, eks Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin juga turut mendukung Luman di Pilgub Jatim 2024.
Din Syamsuddin mendapat kunjungan Luluk dan Lukman ke rumahnya di kawasan Ragunan Jakarta Selatan, pada Kamis (19/9/2024) kemarin. Di kesempatan itu LUMAN resmi mendapat dukungan Din Syamsuddin.
“Saya secara khusus dan bersengaja menerima kedatangan Mbak Luluk dan Mas Lukman dalam posisi sebagai cagub dan cawagub, dan oleh karena itu penerimaan ini sudah menunjukkan dukungan,” kata Din Syamsuddin.
Meski dirinya adalah tokoh besar Muhammadiyah, bukan suatu hal yang baru jika Din Syamsuddin mendukung kader NU. “Tidak aneh kalau tokoh Muhammadiyah mendukung kader NU,” ujarnya.
Din Syamsuddin juga meneruskan suaranya tersebut untuk diikuti oleh kader Muhammadiyah di Jatim.
“Saya SMS tokoh Muhammadiyah Jawa Timur tadi. Saya tulis dengan bahasa Jawa yang saya lupa didiktekan oleh istri tadi, kira-kira bunyinya “diantara 3 wanita ini siapa yang kita didukung pada pilgub jawa timur, di bawahnya sore ini insyaallah saya menerima kedatangan mbak luluk dan mas lukman,” bebernya. [ipl/ted]






