Surabaya (beritajatim.com) – Awarding Ceremony Lotus Art Courses Nasional Children’s Art Competition supported by MISSAO CORPORATION telah digelar di Teh Villa Gallery, Sabtu (16/9/2023).
Kompetisi seni tingkat Nasional yang diperuntukan untuk anak usia 5-15 tahun kali ini bertema “Budaya Jepang yang Mengagumkan”. Adapun dari proses seleksi, akhirnya telah dipilih 15 karya terbaik dari 246 karya yang masuk.
“Lomba yang rutin diadakan Lotus Art Courses ini bertujuan untuk mendorong minat apresiasi karya seni anak-anak Indonesia. Harapannya hal tersebut dapat memberikan dampak positif dan sajian baru terhadap perkembangan tren seni rupa,” ujar Owner Lotus Art Courses, I Putu Mahendra.
Terlebih lomba menggambar ini juga sekaligus untuk memperingati 65 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang. Tak ayal jika acara tersebut mendapat sambutan baik dari berbagai pihak, khususnya MISSAO CORPORATION.
President MISSAO CORPORATION, Yasuyuki Korekawa, mengaku sangat senang bisa menjadi bagian dari Lotus Art Courses Nasional Children’s Art Competitions.
BACA JUGA: 15 Karya Seni Terbaik Tingkat Nasional Diumumkan, Ini Daftarnya
“Karya-karya yang dikirimkan sangat luar biasa. Dengan imajinasi dan kreatifitasnya, para peserta tampak sangat memahami budaya Jepang,” ungkap Yasuyuki Korekawa.
Senada dengan Yasuyuki, Manager Teh Villa Gallery, Amelinda Ayu, juga memberikan respon positif terkait lomba ini.
“Sebagai penyedia tempat, melihat semangat adik-adik yang sudah mengikuti lomba menggambar tentu sangat positif dan sesuai dengan visi Teh Villa Galery sendiri,” ujarnya.
Adapun dalam rangkaian acara Awarding Ceremony yang digelar di Teh Villa Gallery, Surabaya, pada Sabtu (16/9/2023) siang, telah diumumkan 15 karya terbaik dari 246 karya yang masuk, adapun di antaranya sebagai berikut.
Karya Terbaik Katagori A (5-7 Tahun)
-Ibrahim Fattah, tema “Japan Culture Festival”
-James Geraldus Herlambang, tema “The Art of Hanami in Japan”
-Richie Evander Phen, tema “Sakura”
-Satrio Panji Nugroho, tema “Mengenal Beragam Keunikan Budaya Jepang”
-Sharon Cathleen Hartono, tema “Piknik di Bawah Pohon Sakura yang Cantik Bermekaran”
BACA JUGA: Kebakaran di Ponorogo, Si Jago Merah Hanguskan Rumah
Karya Terbaik Katagori B (8-11 Tahun)
-Barra Antasena W, tema: “Koinobori Day”
-Christopher Nathan T, tema “The Beauty of Japan”
-Jaden Anders, tema “Pokemon Claw Machine”
-Juventia Khansa K, tema “Bermain Tako”
-Raynold Alexander Sie, tema “Koinobori”
Karya Terbaik Katagori C (12-15 Tahun)
– Hana Luna Kusuma, tema “My Dreamy Japanese Vacation”
– Darlene Rose Werline, tema “Passing Down Art’s Culture”
– Nayla Maiza Faustina, tema “Fajar Jepang”
– Najwa Aqidatul Izza, tema “Festival Musim Panas”
– Valencia Quenta Stephanie, tema “Vibrant Japan”
Salah satu peserta dengan karya terbaik katagori C, Darlene Rose Werline, tampak sangat antusias sekali dengan pencapaian tersebut. Peserta berusia 13 tahun ini bahkan jauh-jauh dari Serpong, Tangerang Selatan, datang langsung ke Surabaya untuk menghadiri acara Awarding Ceremony lomba.
“Senang sekali bisa mendapat penghargaan. Tidak sia-sia meski saya membuatnya cukup mepet dengan batas waktu yang ditentukan,” ujar perempuan yang bercita-cita jadi pelukis tersebut.
Ada juga peserta cilik yang tampak senang mengikuti lomba menggambar tingkat Nasional ini, ia adalah Sharon Cathleen Hartono. Peserta yang masih duduk di bangku TK B, IPH School, ini sudah tiga kali menang lomba menggambar. Dua di antaranya saat mengikuti lomba yang diselenggarakan oleh Lotus Art Courses.
Serupa dengan Darlene, Sharon juga bercita-cita ingin menjadi pelukis. Untuk mengekspresikan kegemarannya tersebut, ia bahkan seolah tak ragu untuk mengikuti lomba-lomba seni rupa lainnya. (fyi/nap)






