Jombang (beritajatm.com) – Suasana di Dusun Ngeseng, Desa Carangwulung, Wonosalam, Jombang, mendadak berubah menjadi kepanikan, Jumat petang, 7 Maret 2025. Hujan deras yang mengguyur sejak siang menyebabkan tanah longsor yang menutup jalan utama.
Lebih parah lagi, aliran air yang tertutup akibat longsoran meluap hingga menerjang rumah seorang warga bernama Kojin (43). Akibatnya, rumah tersebut mengalami kerusakan berat. “Saat kejadian, warga langsung bergerak. Kami berusaha mengevakuasi barang-barang yang bisa diselamatkan,” ujar Camat Wonosalam, Haris Aminuddin.
Mengetahui musibah ini, berbagai pihak segera turun tangan. Kepala Desa Carangwulung, Arip, bersama perangkat desa dan warga setempat, langsung berada di lokasi untuk membantu. Babinsa Carangwulung, Serka Rotib, serta anggota Polsek Wonosalam turut hadir memastikan situasi tetap terkendali.
Koordinasi cepat dilakukan. Pemerintah desa bersama tiga pilar langsung menghubungi instansi terkait guna menanggulangi dampak longsor dan mencari solusi bagi korban terdampak. Laporan pun segera disampaikan ke tingkat yang lebih tinggi untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
“Kami memastikan koordinasi berjalan efektif. Harapannya, proses pemulihan dapat segera dilakukan agar akses jalan kembali normal dan warga terdampak mendapatkan bantuan yang layak,” tambah Camat Haris.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa bencana bisa datang kapan saja. Namun, kekompakan dan gotong royong masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi situasi darurat seperti ini. [suf]






