Surabaya (beritajatim.com) – Koordinator Relawan Login Jatim, Aven Januar mengatakan, penampilan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto pada saat Debat Capres cukup lugas dan jelas.
Aven melihat bahwa karakter dasar kemiliteran Prabowo menjadikan gaya komunikasi politiknya terkesan lugas dan jelas. Prabowo konsisten menggunakan metode itu sejak Debat Capres yang pertama hingga akhir semalam.
“Penjelasan lugas dan jelas menjadikan masyarakat mudah menerima penjelasan visi dan misi kebangsaan yang disampaikan paslon nomor 2 ini,” kata Aven yang juga Presidium Aliansi Biru Ceria ini melalui keterangan tertulis, Senin (5/2/2024).
Hal itu, lanjut Aven, yang menjadikan pasangan Prabowo-Gibran banjir dukungan di mata beberapa lembaga survey maupun kondisi di lapangan. Penjelasan Prabowo terkesan mudah dipahami, humanis, dan lebih ramah, karena tidak menyerang paslon yang lain serta fokus pada gagasan yang diusungnya.
“Pola komunikasi seorang pemimpin yang berkarakter itu seharusnya mempermudah pemahaman siapapun yang menerima gagasannya maupun lawan politiknya. Dan, yang terutama adalah seluruh rakyat Indonesia yang akan memilihnya, dan Prabowo melakukan itu semua,” tutur aktivis sosmed ini.
Karakter tidak menyerang Prabowo pada paslon lain, menurut dia, juga merupakan nilai plus bagi masyarakat umum. Ini karena dalam kontestasi Pilpres 2024, masyarakat mulai menghindari gaya kampanye paslon yang menyerang dan tidak damai.
“Maka itu closing statement Prabowo semalam juga menunjukkan betapa kebesaran hati dengan meminta maaf pada paslon lain dan semangat membangun rekonsiliasi serta perdamaian bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini cukup terasa adem dan damai di hadapan rakyat,” paparnya.
Pada kesempatan yang sama, M Rinto Hermawan, pengurus Login Jatim mengatakan, bahwa sampai saat ini, atas gaya komunikasi lugas dan jelas itu sangat diterima oleh masyarakat Jawa Timur yang memiliki gaya komunikasi kemasyarakatannya sejenis.
“Arek Jatim dan arek Suroboyo secara umum terbuka menerima gagasan makan siang dan susu gratis untuk anak-anak dalam pencegahan stunting, karena Prabowo sanggup menjelaskan secara jelas bahwa kebutuhan menuju Indonesia Emas 2045 adalah anak bangsa yang berkualitas,” imbuh Rinto yang juga mantan aktivis mahasiswa UINSA.
Korlap Kanvassing Login Jatim, Edi Firmanto Frente menambahkan, bahwa saat ini Login Jatim telah mengerahkan 20 relawan setiap Posko Login se-Jatim. Posko ini sudah berdiri di Surabaya, Gresik, Blitar, Bojonegoro, Tuban dan Madiun.
“Warga Jawa Timur menyambut baik program Prabowo-Gibran yang dipahami lebih menyentuh pada persoalan kerakyatan. Sosok Gibran yang usia muda dan lebih humanis juga menjadi nilai tambah keyakinan dukungan masyarakat Jatim pada paslon Prabowo-Gibran,” pungkas mantan aktivis Reformasi 1998 Surabaya ini. [tok/beq]






