Ponorogo (beritajatim.com) – Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Ponorogo-Pacitan menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan agama Islam di tengah keberagaman dengan mengadakan kegiatan di Dusun Sodong, Desa Gelangkulon, Kecamatan Sampung, Ponorogo. Dusun Sodong, yang dikenal sebagai Kampung Buddha, merupakan contoh harmoni antar umat beragama dengan mayoritas penduduk Islam dan Buddha yang hidup berdampingan damai selama puluhan tahun.
Menyadari pentingnya pembelajaran agama Islam di tengah keberagaman ini, LMI membagikan Al-Quran, alat sholat, dan iqro kepada anak-anak di wilayah tersebut. Kegiatan ini disambut dengan antusiasme yang tinggi, khususnya dari anak-anak.
“Alhamdulillah, kegiatan ini mendapatkan antusiasme yang baik dari masyarakat setempat terutama anak-anak kecilnya,” kata Mariyatul Fitriyah, Manajer LMI Ponorogo-Pacitan.
Selain pembagian Al-Quran, alat sholat, dan iqro, kegiatan ini juga diisi dengan pelatihan mewarnai bagi anak-anak. LMI berencana untuk mengadakan kegiatan lain setelah Lebaran Idulfitri 1445 H, seperti bakti sosial di bidang kesehatan atau bazar sembako.
“Kita juga berencana untuk mengadakan kegiatan lain setelah lebaran, seperti bakti sosial di bidang kesehatan atau bazar sembako,” ujar Mariyatul.
Suratno, guru Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) di Dusun Sodong, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh LMI kepada anak-anak setempat. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat anak-anak untuk terus memperdalam agama Islam.
“Terima kasih kepada LMI atas usahanya dalam membantu keberlangsungan pembelajaran agama di dusun kami. Semoga dengan ini anak-anak semakin bersemangat untuk memperdalam agama Islam,” ungkapnya.
Kegiatan LMI di Dusun Sodong ini menyalurkan 40 Al-Quran, alat sholat, dan bahan bacaan agama kepada anak-anak TPA. Semangat berbagi ini diharapkan mampu mendorong mereka untuk terus belajar agama Islam dengan lebih dalam. [end/beq]






