Blitar (beritajatim.com) – Tim penjinak bahan peledak (jihandak) Polda Jatim diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan petasan di Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar pagi ini.
Dari keteran Kapolres Blitar AKBP Argowiyono ada sebanyak 4 orang meninggal dan sekira 25 rumah rusak akibat ledakan petasan.
Dari live beritajatim.com via facebook, nampak petugas Brimob sedang mengambil jenazah dan melakukan olah TKP di lokasi kejadian dengan membawa sejumlah sampel.
Sejumlah rumah mengalami kerusakan cukup parah. Pemilik rumah dan anaknya menjadi korban dalam peristiwa ini. Pemilik rumah adalah peracik petasan yang akan dijual dalam hari raya lebaran.
[berita-terkait number=”3″ tag=”ledakan-petasan-blitar”]
Sejumlah warga membenarkan pemilik rumah adalah peracik dan pemilik petasan. Kondisi rumah terlihat rusak berat. Tim BPD Kabupaten Blitar juga terlihat melakukan olah TKP.
“Ledakan cukup besar, kami masih melakukan penyelidikan berapa jumlah bubuk mesiu hingga terjadi ledakan,” kata AKBP Argowiyono Kapolres Blitar.
Warga di sekitar lokasi masih memenuhi TKP, dan petugas memasang garis polisi untuk melokalisir agar aman karena masih ada sejumlah bahan peledak di sekitar lokasi. Kerusakan rumah sangat berat bahkan ledakan sampai ke Kecamatan Ngancar Kediri. (ted)






