Bangkalan (beritajatim.com) – Gangguan listrik di Madura yang disebabkan oleh kerusakan pada kabel Fasa S informasinya telah rampung. Namun, pemadaman jaringan listrik secara bergantian yang terjadi di pulau garam belum bisa dipastikan kapan kembali normal.
Manager UP3 Pamekasan Feri Asmoro, gangguan pada kabel fasa S di Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) kabel tanah di titik sambung Joint Pit (JP) 17 sisi Bangkalan dan JP 5 sisi Surabaya sudah selesai diperbaiki. “Petugas sudah melakukan perbaikan dan sudah selesai pada dini hari tadi,” tuturnya, Senin (13/2/2023).
Ia mengatakan, ratusan petugas PLN melakukan perbaikan selama 24 jam secara bergantian. Mulai dari melakukan pendeteksian titik gangguan hingga perbaikan rampung dilakukan. “Petugas melakukan perbaikan 24 jam dengan metode shift,” jelasnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”listrik-madura”]
Ia mengatakan, usai perbaikan dilakukan pihaknya kini melakukan pengujian aliran listrik. Hal ini dilakukan untuk menguji kabel pada titik perbaikan bisa dialiri listrik secara baik. “Perlu diuji dulu sebelum dinormalkan. Sehingga ketika memang nantinya tidak ada kendala, penormalan aliran listrik di Madura bisa dilakukan dan pemadaman secara bergantian tidak akan dilakukan lagi,” tambahnya.
Meski begitu, pengujian ini membutuhkan waktu hingga beberapa jam kedepan. Sebelumnya, masyarakat Madura mengalami gangguan aliran listrik sejak tanggal 3 lalu. Pemadaman tersebut dilakukan mulai jam 17.00 WIB hingga pukul 7 pagi. Kini di hari ke 10, pasokan listrik ke Madura segera dinormalkan. [sar/suf]






