Surabaya (beritajatim.com) – Lagu “Terakhir Kali” karya Wijaya 80 berhasil menarik perhatian banyak pendengar berkat liriknya yang puitis dan emosional.
Dengan melodi khas era 80-an, lagu de gan lirik “Tak ada Patah Hati yang Sembuh di Satu dan Dua Hari” ini menghadirkan perjalanan emosional tentang cinta yang berrepuk sebelah tangan.
Mengisahkan seseorang yang memendam perasaan begitu lama dan hanya bisa menjaga dari kejauhan. Tak ayal jika patah hati yang dirasa tak begitu mudah hilang begitu saja, apalagi dalam hitungan hari.
Tidak hanya menyentuh hati, melodi retro yang digunakan dalam lagu ini menambah kesan nostalgia, membuat pendengar seolah-olah kembali ke era kejayaan musik tahun 80-an. “Terakhir Kali” adalah lagu yang sempurna untuk menemani momen-momen refleksi tentang cinta dan kehilangan.
Wijaya 80 sendiri merupakan band trio asal Indonesia yang terdiri dari tiga personil, yakni Ardhito Pramono, Erikson Jayanto, dan Hezky Joe.
Lirik Lagu Terakhir Kali – Wijaya 80
Telah lama aku menyimpan surat cinta ini Surat cinta yang takkan pernah sampai pada dirimu
Hari ini aku sadari dukaku menahun
Tertimbun di balik senyum dan canda tawaku
Tak ada patah hati,
yang sembuh di satu dan dua hari
Ku menjaga dirimu,
hanya untuk dimiliki yang lain
Sungguh tak ada cinta, seperti ini
Inikah kisah cinta yang kualami
Yang kucinta selama ini
Teruntuk dirimu di hatiku
Terlalu indah semua yang kualami
Yang kucinta selama ini
Izinkan diriku memelukmu
Terakhir kali
Hari ini aku sadari dukaku menahun
Tertimbun di balik senyum dan canda tawaku
Tak ada patah hati, yang sembuh di satu dan dua hari
Ku menjaga dirimu, hanya untuk dimiliki yang lain
Sungguh tak ada cinta, seperti ini
Inikah kisah cinta yang kualami
Yang kucinta selama ini
Teruntuk dirimu di hatiku
Terlalu indah semua yang kualami
Yang kucinta selama ini
Izinkan diriku memelukmu
Terakhir kali
Tak ada patah hati, yang sembuh di satu dan dua hari
Ku menjaga dirimu, hanya untuk dimiliki yang lain
Sungguh tak ada cinta, seperti ini
Inikah kisah cinta yang kualami
Yang kucinta selama ini
Teruntuk dirimu di hatiku (aku sendiri lagi)
Terlalu indah semua yang kualami
Yang kucinta selama ini
Izinkan diriku memelukmu
(fyi/ian)






