Cincinnati (beritajatim.com) – Jelang matchday ke-24 MLS kontra FC Cincinnati pagi tadi Lionel Messi punya tren mentereng. Dalam enam matchday sebelumnya, dia selalu nyekor dengan lima matchday beruntun selalu mencetak 2 gol. Inter Miami diunggulkan menang.
Tetapi, yang terjadi justru berbanding 180 derajat. Alih-alih mencetak gol lagi. Inter Miami malah keok 0-3 pada laga yang dimainkan di TQL Stadium, Cincinnati.
Evander menjadi pemain terbaik pada laga tadi dengan memborong dua gol (50′ dan 70′). Satu gol lainnya dicetak Gerardo Velanzuela (16′).
Padahal, La Pulga (Si Kutu)–julukan Messi–main penuh. Tandemnya di lini depan sekaligus sahabatnya, Luis Suarez, juga bermain penuh 90 menit. Total, Inter Miami hanya melepaskan dua tembakan tepat sasaran.
Itu belum termasuk dua rekan setim Messi ketika di FC Barcelona, Sergio Busquets dan Jordi Alba, juga tak tergantikan di laga tadi. Tetapi, mereka justru tampil buruk.
“Mereka (Cincinnati, Red) superior dari kami sejak awal hingga akhir. Ada benturan kepada Messi di akhir-akhir laga tetapi semuanya terkendali,” ujar pelatih Inter Miami Javier Mascherano dilansir ESPN.
Kekalahan dari Cincinnati membuat poin Inter Miami masih tertahan di posisi 5 wilayah timur dengan 38 poin. Defisit 8 poin dari Philadelphia Union.
Tetapi, Inter Miami memainkan tiga matchday lebih sedikit. Artinya, Inter Miami akan jadi pemuncak klasemen jika mereka sukses sapu bersih tiga laga tunda mereka. (dio)






