Pasuruan (beritajatim.com) – Lima kasus Covid-19 varian baru yakni strain Omicron, JN.1, atau Variant of Interest (VI/varian yang diperhatikan) muncul di Kabupaten Pasuruan. Dari kelima kasus tersebut, empat di antaranya sudah sembuh.
Penjabat Bupati Pasuruan, Andriyanto mengatakan, empat kasus tersebut sembuh setelah mendapat penanganan intensif di RSUD Bangil. Sementara satu kasus lainnya harus dirujuk di RS Surabaya untuk mendapat perawatan intens.
Selain peralatan yang masih belum mempuni, satu kasus tersebut juga terkendala usia yang sudah lanjut. Ditambah lagi, satu pasien yang harus dilarikan ke Surabaya tersebut memiliki beberapa komorbid (penyakit bawaan).
“Dari lima orang, satu dirujuk ke Surabaya karena kondisinya memang sudah tua dan ada komplikasi penyakit yang harus mendapatkan rujukan. Sementara yang empat pasien lainnya sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan,” katanya.
Meski begitu, Andriyanto mengatakan kasus Covid-19 dengan varian baru ini tak berbahaya dibanding varian sebelumnya. Bahkan, varian virus yang baru ini lebih mirip dengan penyakit influenza biasa.
Sehingga Andriyanto meminta kepada masyarakat Kabupaten Pasuruan agar tak panik dalam menghadapi virus ini.
“Kami minta masyarakat tidak perlu panik berlebih menghadapi munculnya varian baru dari Covid-19. Karena varian yang ada saat ini, tidak lebih berbahaya dari yang sebelum-sebelumnya,” tegasnya. [ada/beq]






