Liverpool (beritajatim.com) – Pada awal musim ini, Premier League jemawa dengan mengirimkan lima timnya ke Liga Champions. Tetapi, hingga jelang matchday pemungkas baru Arsenal yang telah dipastikan lolos 16 besar. Sedangkan Liverpool FC, Tottenham Hotspur, Manchester City, dan Chelsea harus menanti hingga matchday pemungkas untuk mendapat tiket ke fase knockout.
Ya, seluruh laga di matchday pemungkas bakal digelar serentak Kamis dini hari (29/1/2026). LFC akan menjamu Qarabag FK, Manchester City kedatangan Galatasaray, Spurs tandang kontra Eintracht Frankfurt, dan Chelsea yang away ke Naples untuk melawan SSC Napoli.
Empat tim tersebut diharuskan menang untuk menyegel tiket 16 besar. Terutama untuk Chelsea dan City yang memiliki poin 13. Dengan hanya delapan tim teratas yang berhak lolos otomatis, saat ini Chelsea ada di posisi 8 dan City di posisi 11.
Sedangkan LFC (15 poin) dan Spurs (14 poin) relatif lebih aman. Hasil seri masih bisa membuat mereka lolos. Syaratnya, delapan tim di bawah mereka yang memiliki 13 poin juga gagal menang. Dan, itu mendekati mustahil untuk terjadi.
“Ini (vs Qarabag, Red) sangat menentukan bahkan sejak laga dimulai. Sangat penting bagi kami untuk lolos,” ujar tactician LFC Arne Slot kepada Daily Mail.
Pelatih asal Belanda itu merujuk pada tren inkonsisten timnya yang hanya mendapat 6 kemenangan dari 13 laga terakhir. Di Premier League, sebagai juara bertahan LFC terseok-seok di posisi 6.
Jika empat tim tersebut sukses mengikuti jejak Arsenal lolos 16 besar, maka Premier League deja vu musim 2017–2018. Kala itu, kali pertama Premier League meloloskan lima tim ke fase knockout Liga Champions. Yakni LFC, City, Chelsea, Spurs, dan Manchester United. Bahkan, LFC saat itu bablas hingga final meski akhirnya dikalahkan Real Madrid.
Musim itu jadi debut Premier League mengirimkan lima wakil sejak di fase grup. Sebenarnya, di musim 2015–2016 LaLiga juga melakukannya bersama Atletico Madrid, Barcelona, Real Madrid, Valencia CF, dan Sevilla FC. Tetapi, Valencia dan Sevilla gagal lolos ke fase knockout.
“Tentu saja kami ingin lolos. Kami butuh dukungan maksimal dari seluruh suporter untuk mewujudkannya,” papar tactician City Pep Guardiola dilansir laman resmi klub. (dio)






