Malang(beritajatim.com) – Arema FC meminta semua pihak untuk menjaga amanah atas izin yang diberikan oleh Mabes Polri terkait penyelenggaraan kompetisi Liga 1 2021/2022 secara resmi dikeluarkan pada Senin (23/8/2021) sore.
“Arema FC mengajak semua stake holder sepakbola Indonesia menjaga amanah Kapolri dan Kemenpora yang mengeluarkan ijin Liga 1 dan Liga 2,” kata media officer Arema FC, Sudarmaji, Selasa, (24/8/2021).
Sudarmaji mengungkapkan, bagi Arema FC, kembali diputarnya kompetisi resmi adalah sebuah tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan baik. Utamanya dalam penerapan protokol kesehatan, vaksinasi hingga tanpa menghadirkan penonton di pertandingan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”arema-fc”]
“Izin dikeluarkan tentu ada konsekuensinya, dan kami sepakat wajib dijalankan dan dipatuhi. Mulai dari tanpa penonton, semua unsur tim dari pemain ofisial yang akan berlaga juga harus sudah dua kali melaksanakan vaksinasi. Serta tes PCR secara rutin. Termasuk kita sinergi dengan aplikasi Pedulilindungi untuk pengawasan prokes,” papar Sudarmaji.
Di internal Arema, kepastian izin kompetisi disambut dengan sosialisasi kepada seluruh elemen tim terkait regulasi yang harus dipenuhi dalam penyelenggaraan Liga 1. Selain itu, turunnya izin Kepolisian juga membuat sistem bisnis klub mendapatkan angin segar. Hal ini tidak lepas tanda tanya besar dari pihak sponsor kapan kompetisi akan digulirkan sebelum resmi melakukan kerjasama dengan pihak klub. “Dari sisi sponsor tentu saja ini semakin menambah kepercayaan kepada klub, bagaimanapun aset besar klub adalah kompetisi,” tandas Sudarmaji. (luc/kun)






