Surabaya (beritajatim.com) – Pemain asal Brasil, Leo Lelis, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas hasil negatif yang diraih Persebaya Surabaya. Meski demikian, ia menegaskan tim memilih untuk segera bangkit dan memperbaiki diri daripada larut dalam penyesalan.
Lelis mengatakan dirinya berusaha fokus meningkatkan performa pribadi sekaligus memotivasi rekan-rekannya agar tim bisa kembali berkembang.
“Ya, saya mencoba lebih fokus pada apa yang bisa saya tingkatkan dari diri saya sendiri. Ketika kami berlatih, saya mencoba memotivasi para pemain dan bekerja sama agar kami bisa berkembang lagi sebagai sebuah tim,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Ia mengakui suasana ruang ganti usai pertandingan dipenuhi emosi. Rasa kecewa dan kesal justru menjadi dorongan bagi tim untuk segera membalas hasil buruk tersebut dengan meraih kemenangan pada laga berikutnya.
“Kekalahan adalah hal yang tidak menyenangkan. Jadi kami menantikan pertandingan berikutnya agar kami dapat mengubah situasi dan meraih tiga poin untuk membawa suasana positif bagi tim secepat mungkin,” katanya.
Kesempatan tersebut akan datang saat Persebaya bertandang ke markas Persijap Jepara pada pekan ke-22. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2/2026) malam WIB.
Laga diperkirakan berjalan ketat karena Persijap dikenal kuat saat bermain di kandang, sementara Persebaya datang dengan ambisi besar untuk menebus hasil buruk sebelumnya.
Leo menegaskan seluruh pemain telah mengubah rasa kecewa menjadi motivasi. Intensitas latihan ditingkatkan, komunikasi tim diperkuat, dan fokus diarahkan sepenuhnya untuk meraih kemenangan.
“Kami bekerja sangat keras karena jawaban terbaik untuk kekalahan adalah dengan bekerja keras, dan terus bekerja dengan lebih keras. Jadi kami mempersiapkan diri dengan sangat serius dan sebaik mungkin untuk pertandingan berikutnya,” pungkasnya. (way/but)






