Malang(beritajatim.com) – DPRD Kota Malang memiliki 45 anggota baru untuk masa jabatan 2019-2024. Mereka telah dilantik, diambil sumpah dan janjinya sebagai legislator pada, Sabtu, (24/8/2019) lalu.
Dari 45 legislator baru ini, ada sosok paling muda berstatus mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang. Dia adalah Gagah Soeryo Pamoekti berusia 22 tahun, mahasiswa semester V Fakultas Hukum Universitas Brawijaya.
Gagah berangkat menuju kursi parlemen dari partai Nasdem. Dia memperoleh suara sebanyak, 3.750 dari daerah pemilihan Klojen, Kota Malang. Di Kota Malang, Nasdem memperolah dua kursi. Salah satu kursi itu didapat oleh Gagah.
“Kita lahir dari parlemen jalanan, kalau tidak demo ya kita bikin puisi. Ternyata itu tidak bisa mengubah sistem, untuk merestorasi mengubah sistem ya harus masuk ke sistem,” kata Gagah.
Gagah mengaku, senang ke dunia politik sejak duduk dibangku Sekolah Menengah Atas. Dia sejak SMA, katanya hobi menontom film bergenre pergerakan. Selain itu, dia mengaku pecinta lagu-lagu yang menggambarkan penindasan rakyat. Salah satunya karya Iwan Fals.
Sejak saat itu, dia bercita-cita mejadi seorang politisi. Keinginannya dia latih saat menjadi mahasiswa di UB. Setelah menjadi legislator, dia ingin mempersempit jarak kesenjangan ekonomi, sosial, dan kesehatan di masyarakat.
Gagah mengatakan, memang dirinya belum lulus menjadi sarjana karena baru semester V. Namun, dia berjanji bakal menyelesaikan kuliahnya sambil menjadi seorang legislator. Gagah katanya, sudah melakukan komunikasi dengan pihak kampus.
[berita-terkait number=”3″ tag=”dprd-kota-malang”]
“Kuliah tetap jalan ya. Insyallah akan secara maksimal untuk menghadiri kedua-duanya tugas kedewanan dan kuliah. Saya kepinginnya di komisi A, karena nanti bentuk kajiannya mau saya bawa ke kuliah juga ke dosen agar membantu saya di kampus,” tandasnya. (luc/ted)






