Sumenep (beritajatim.com) – Jajaran Polres Sumenep masih mendalami kasus ledakan di Desa Bates, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura. Tim penyidik Polres Sumenep kembali melakukan pemeriksaan terhadap saksi Atmawi (53), warga setempat yang menjadi korban ledakan tersebut.
Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko mengatakan, penyidik melakukan pendalaman terhadap keterangan Atmawi. Di pemeriksaan awal, Atmawi mengaku saat kejadian ledakan, dirinya sedang mengawasi toko milik Seliha. Kemudian Atmawi melihat ada seseorang mencurigakan mondar-mandi di dekat toko. Atmawi kemudian mencari tempat persembunyian dan menelpon seseorang. Tak berselang lama, ledakan itu terjadi.
“Setelah kami lakukan pendalaman pemeriksaan, Atmawi mencabut keterangannya itu. Seseorang yang disebut mondar-mandir sesaat sebelum ledakan, dan diduga melempar bondet, tidak benar adanya. Tidak ada pelemparan bondet itu,” katanya, Jumat (05/01/2024).
Kapolres menegaskan, ledakan bondet atau bom ikan itu bukan dari lemparan seseorang. Karena apabila dilempar ke korban, kondisi korban pasti parah. Selain itu, dilihat dari TKP, bekas ledakan itu bukan berasal dari bekas lemparan. “Tetapi untuk memastikan apakah bondet yang meledak itu milik korban atau bukan, ya kami masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Menurut Kapolres, rumah kosong di lokasi ledakan bondet itu ternyata milik korban atau Atmawi. “Sekali lagi, kami masih mendalami kasus ledakan bondet ini,” ucapnya.
Pada Selasa (02/01/2024) malam, terjadi ledakan di Dusun Laok, Desa Bates, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura. Ledakan itu berasal dari sebuah rumah kosong. Dalam peristiwa ledakan itu, seorang warga bernama Atnawi (53) atau Pak Wi, terluka di bagian leher terkena imbas ledakan.
Tim Gegana Polda Jatim juga telah menyisir ke lokasi. Sejumlah barang bukti diambil dari lokasi ledakan. Diantaranya sisa serbuk mesiu yang belum terbakar. Selain itu juga ditemukan ‘casing’ atau wadah plastik ‘bondet’ atau bom ikan. Kemudian ditemukan juga tali rafia pengikat bondet. (tem/kun)






