Malang (beritajatim.com) – Menyambut musim libur lebaran 2026 PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyediakan sebanyak 136.045 tiket kereta api (KA) keberangkatan dari Stasiun Malang. Tiket ini akan diperuntukan mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, untuk pemesanan tiket KA bisa dipesan sejak 15 Februari 2026. Masyarakat, bisa menyesuaikan pemesanan pada tanggal keberangkatan di periode angkutan lebaran ini melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya.
“Saat ini, tiket KA reguler maupun tambahan sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi lainnya. Kami mengimbau masyarakat segera merencanakan perjalanan agar dapat memilih jadwal dan relasi sesuai kebutuhan,” ujar Mahendro, Sabtu, (21/2/2026).
KAI Daop 8 Surabaya mencatat pemesanan tiket KA keberangkatan dari stasiun-stasiun di wilayah Malang Raya untuk periode Angkutan Lebaran 2026 sebanyak 34.965 tiket atau sebesar 25 persen dari total tiket yang disediakan. Sejak dibuka pada 25 Januari 2026, pemesanan tiket KA keberangkatan dari stasiun-stasiun wilayah Malang Raya terus menunjukkan peningkatan.
Stasiun Malang menjadi stasiun di wilayah Malang Raya yang mencatat pemesanan tiket KA tertinggi dengan 28.447 tiket, disusul Stasiun Kepanjen dengan 2.729 tiket serta Stasiun Malang Kota Lama dengan 2.391 tiket. Sementara itu, Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung mencatatkan pemesanan tiket total sebanyak 1.398 tiket.
KA dengan rute tujuan Jakarta, Banyuwangi, Bandung, dan Purwokerto menjadi favorit yang dipilih oleh masyarakat. Tingginya minat masyarakat menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap layanan KAI sebagai moda transportasi andalan selama periode Lebaran 2026.
“KAI Daop 8 Surabaya akan terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan pemesanan tiket guna memastikan kebutuhan transportasi masyarakat dapat terpenuhi dengan optimal. KAI juga mengimbau masyarakat agar segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan lebih awal untuk mendapatkan jadwal serta kelas layanan sesuai kebutuhan,” kata Mahendro. [luc/aje]






