Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali, Javid Hurriyanto, menegaskan jumlah lubang di jalan nasional sebanyak 17.787 lubang. Dari jumlah itu, sebanyak 17.237 lubang telah dilakukan penanganan.
“Jumlah lubang tersisa masih sekitar 550. Dan akan digarap mulai hari ini hingga tuntas besok, Selasa, 10 Maret 2026. Lubang itu tersebar di jalan nasional yang ada di Jatim dan Bali. Pada 10 Maret 2026 dipastikan semua lubang akan tertutup semua dan siap melayani arus mudik Lebaran,” tegasnya kepada wartawan saat Media Gathering Jalur Lebaran 2026 di kantor BBPJN Jatim-Bali, Senin (9/3/2026).
Dia juga meminta kepada pemudik untuk menjaga stamina saat berkendara di jalan nasional. “Maksimalkan rest area di jalan tol untuk beristirahat, 2–3 jam berkendara bisa berhenti dulu. Ada juga 27 posko di jalan nasional Jatim dan 8 posko di Bali. Mudah-mudahan cuaca mendukung dan harapan kami nanti pada H-10 Lebaran, semua jalan baik itu jalan nasional maupun jalan tol dalam kondisi siap dipakai untuk lalu lintas,” jelasnya.
“Posko-posko nanti akan berdiri semua dan di lokasi posko itu pun kami akan standby-kan peralatan DRU (Disaster Relief Unit), di mana nanti untuk antisipasi kondisi bencana, baik bencana longsor maupun bencana banjir. Jatim ada 68 titik banjir dan 23 titik longsor. Sedangkan di Bali ada 39 titik banjir dan 16 titik longsor,” imbuhnya. (tok/kun)






