Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa Untag Surabaya Ahmad Atsnal Fikri membuat aplikasi prakiraan cuaca tahunan untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Penelitian ini memakai Algoritma Artificial Neural Network (ANN).
Fikri mengembangkan program aplikasi prediksi cuaca masa depan untuk mengantisipasi terjadinya banjir yang marak terjadi di perkotaan. Program ini bisa memprediksi cuaca dengan rentang waktu satu tahun.
Inovasi ini merupakan hasil tugas akhirnya berjudul ‘Model Prediksi Cuaca dengan Analisis Time Series Menggunakan Algoritma Artificial Neural Network (ANN)’. Fikri dibimbing oleh Supangat MKom PhD ITIL COBIT CLA.
Dalam paparannya, Fikri mengungkapkan bahwa, dengan berubah-ubahnya cuaca, maka penggunaan algorima ANN ini akan bermanfaat bagi masyarakat untuk melihat hasil prediksi cuaca.
“Tujuan utama saya agar masyarakat dapat melihat prediksi cuaca yang akan datang. Dengan adanya program ini masyarakat dapat bersiap menghadapi perubahan cuaca,” kata Fikri, Senin (26/2/2024).
Berbeda dengan prediksi BMKG, yang memprakirakan cuaca harian, program buatan Fikri ini dapat memprediksi cuaca selama satu tahun penuh.
Cara kerja program ini cukup sederhana, yakni dengan memasukkan data cuaca 1 tahun penuh dari BMKG kemudian diolah secara otomatis oleh sistem dan akan menghasilkan prediksi 1 tahun penuh ke depan.
Fikri mengatakan, saat ini inovasinya itu masih menggunakan sistem website lokal sehingga belum dapat diakses jika menggunakan device lain. Ia berharap hal ini dapat menjadi inovasi untuk pengembangan ke depannya.
“Untuk mengakses program ini, masyarakat harus memiliki file yang saya buat karena belum dapat terakses melalui online. Besar harapan saya program ini dapat diakses melalui online dan menambahkan inovasi-inovasi lanjutan yang mendukung program ini,” harapnya.
Fikri menerangkan, program prediksi cuaca ini sudah memiliki keakuratan di atas 70 persen yang memungkinkan perubahan cuaca tidak jauh berbeda dari yang dilihat pada data. [ipl/ted]






