Kediri (beritajatim.com) – Di usia 20 tahun, Lavena Putri Angelita sudah menjelma menjadi nama yang diperhitungkan dalam dunia angkat besi Jawa Timur. Tak hanya dikenal sebagai penyumbang medali, Lavena adalah simbol ketekunan dan konsistensi. Ia pernah mencetak sejarah pribadi dengan menyabet tiga medali emas berturut-turut di Porprov Jatim 2022 dan 2023—prestasi yang membuatnya dijuluki ratu angkat besi dari Kediri.
Perjalanan Lavena dimulai bukan dari ambisi besar, melainkan ajakan sederhana dari sang kakak. “Sebenarnya awalnya kaya belum tertarik cuma diajakin trus kaya lihat latihannya trus ngerasain juga trus kaya pertama tanding udah dapat juara Alhamdulillahnya gitu jadi kaya semangat gitu,” kenangnya.
Pertama kali turun gelanggang di Kejurprov Malang 2018 saat baru berusia 14 tahun, Lavena langsung mencuri perhatian dengan membawa pulang satu medali perak dan dua perunggu. Tahun berikutnya, debutnya di Porprov Jatim 2019 ditandai dengan tiga medali perak. Namun titik balik gemilang datang di tahun 2022, ketika ia akhirnya meraih tiga emas sekaligus dan mengulang prestasi itu setahun kemudian.
Kini, menjelang Porprov Jatim 2025 yang akan digelar di Malang Raya, Lavena kembali menargetkan tiga medali emas. Tantangan tahun ini tak ringan. Ia sempat mengalami cedera lutut kiri yang memengaruhi performa angkatannya. Namun semangatnya tidak pernah surut. “Jadi ini lagi tahap buat balikin angkatan dan targetnya di porprov ini bisa mengangkat rekor lama,” katanya penuh percaya diri.
Dengan persiapan intensif, tekad kuat, dan sejarah prestasi yang mengesankan, Lavena siap membuktikan bahwa emas bukan sekadar warna medali, tapi cerminan dari kerja keras dan karakter yang ia bawa ke atas panggung kompetisi. [nm/ted]






