Gresik (beritajatim.com) – Warga Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik, digegerkan adanya penemuan mayat orang lanjut usia (lansia) asal Desa Wates Tanjunganom, Kecamatan Wringinanom.
Korban atas nama Katohari (56). Dia ditemukan meninggal dunia secara mendadak saat melakukan aktivitas memancing.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula ada sesama pemancing, yakni Edi (50) asal warga Desa Banjarsari, melihat ada sosok orang berjenis kelamin laki-laki tergeletak di tepi waduk.
Sewaktu didekati ternyata ternyata korban sudah tidak bernyawa. Mengetahui ada orang meninggal di tepi danau, Edi melaporkan kejadian ini ke Polsek Cerme.
Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo mengatakan, saat ditelusuri identitasnya serta dilakukan penyelidikan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Sebelum berangkat memancing, korban meminta dipijat.
“Korban biasa mancing bersama teman – temanya. Jenazah korban sudah dievakuasi di RSUD Ibnu Sina untuk dimintakan visum Ver jenazah,” ujarnya, Minggu (11/8/2024).
Sewaktu dilakukan penyelidikan, korban juga memiliki riwayat penyakit darah tinggi.
“Jenazah korban sudah dibawa pulang oleh keluarganya, dan telah dimakamkan,” ungkapnya.
Terkait dengan kejadian ini agar tidak terulang lagi, Andik menghimbau kepada masyarakat bila ada keluarganya memiliki riwayat penyakit tolong diawasi.
“Jangan dilepas begitu saja, kuatirnya bila penyakitnya kambuh dampaknya berbahaya, dan bisa meninggal dunia,” tandasnya. [dny/but]






