Sumenep (beritajatim.com) – Jumaiyah (76), warga Desa Aengdake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, ditemukan meninggal di dalam sebuah sumur di belakang rumahnya setelah sebelumnya lansia ini dilaporkan hilang dari rumahnya sejak Minggu (26/04/2026).
Korban pertama kali ditemukan oleh R yang masih tetangganya sendiri. Awalnya, R mendatangi sumur di belakang rumah korban pada siang hari untuk memperbaiki pompa air. Saat itu, kondisi sumur terlihat tertutup, namun bagian penutup jaring tampak sedikit terbuka.
Keesokan harinya, saat kembali ke lokasi untuk melanjutkan pekerjaannya, saksi melihat adanya sesosok tubuh di dalam sumur. Ia pun segera memberitahukan kepada keluarga korban dan warga sekitar, kemudian ke polsek setempat. Setelah dicek, ternyata benar, sesosok tubuh di sumur itu adalah Jumaiyah yang menghilang dari rumahnya sejak hari Minggu.
Kapolres Sumenep, Anang Hardiyanto, mengatakan setelah mendapat laporan dari warga, anggota Polsek setempat langsung mendatangi lokasi dan bersama warga melakukan evakuasi jenazah korban.
“Kami telah melakukan penanganan di lokasi kejadian dengan melakukan evakuasi jenazah korban. Kami juga mengumpulkan keterangan para saksi serta melakukan olah TKP,” katanya, Senin (27/04/2026).
Kapolres mengungkapkan, dari pemeriksaan sementara tidak ditemukan adanya unsur kekerasan atau tindak pidana dalam kematian korban.
“Kalau mendengar keterangan keluarga korban, korban ini memiliki riwayat gangguan kesehatan yang diduga menjadi salah satu faktor terjadinya peristiwa tersebut,” terangnya.
Keluarga korban mengaku telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan proses autopsi terhadap jenazah korban. “Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kejadian ini dan tidak berkenan dilakukan autopsi. Kami menghormati keputusan keluarga,” pungkas Kapolres. (tem/kun)





