Gresik (beritajatim.com) – Tayangan pertandingan Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada pagi hari, antara pukul 08.00 hingga 09.00 WIB, memunculkan pertanyaan mengenai potensi dampaknya terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gresik, Agung Endro, mengimbau seluruh ASN dan PPPK untuk tetap mengedepankan profesionalisme serta tidak mengabaikan tugas dan tanggung jawab selama jam kerja berlangsung.
“Piala Dunia 2026 memang menjadi perhatian masyarakat dunia, namun kami mengingatkan agar seluruh ASN maupun PPPK tetap fokus menjalankan tugas dan tanggung jawabnya serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).
Menurut Agung Endro, hingga saat ini belum ada laporan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengenai penurunan kinerja maupun gangguan pelayanan publik yang disebabkan oleh siaran pertandingan sepak bola tersebut.
“Sampai dengan saat ini masih belum ada laporan dari OPD. Kondisinya masih dalam batas terkendali dan pelayanan publik tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa euforia ajang olahraga terbesar dunia itu harus disikapi secara bijak oleh seluruh pegawai pemerintah. Menurutnya, minat terhadap pertandingan sepak bola tidak boleh mengurangi produktivitas maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Untuk memastikan hal tersebut, pengawasan internal di masing-masing perangkat daerah terus dilakukan. Langkah itu bertujuan menjaga disiplin pegawai sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal selama jam kerja.
Pemerintah Kabupaten Gresik juga menegaskan bahwa kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama. Karena itu, seluruh ASN dan PPPK diharapkan mampu menyeimbangkan antusiasme terhadap Piala Dunia 2026 dengan kewajiban sebagai pelayan publik.
Dengan belum adanya laporan gangguan pelayanan maupun penurunan kinerja, Pemkab Gresik menilai kondisi saat ini masih terkendali. Namun demikian, pengawasan dan pembinaan disiplin pegawai akan terus dilakukan selama gelaran Piala Dunia berlangsung. [dny/but]






