Surabaya (beritajatim.com) – Aksi pencurian fasilitas umum kembali terjadi di kawasan wisata Kota Lama Surabaya. Kali ini, lampu-lampu dekorasi yang menghiasi Jalan Mliwis menjadi sasaran pencurian. Aksi pelaku yang mengendarai sepeda motor PCX berwarna putih tersebut terekam kamera CCTV dan rekaman videonya viral di media sosial.
Dalam tayangan video yang beredar luas, terlihat seorang pria paruh baya memanfaatkan situasi sepi di sekitar lokasi. Dengan santai, ia menghentikan motornya, lalu memutar dan memetik lampu dekoratif yang terpasang di tembok. Setelah berhasil mencopot lampu, pelaku langsung kabur membawa barang curiannya.
“Pencurian lampu di Kota Lama. Semoga pelaku segera tertangkap,” tulis caption dalam video viral dari akun Instagram @surabaya.1menit yang dilihat beritajatim.com, Kamis (10/7/2025).
Pencurian ini bukan hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga merusak estetika kawasan wisata Kota Lama yang sebelumnya dikenal sebagai tempat swafoto yang ramai dikunjungi. Kini, Jalan Mliwis tampak gersang dan mencekam, tanpa kehadiran lampu-lampu dekoratif yang dulu menjadi daya tarik utama.
Salah satu pengunjung, Nuraini (32), menyayangkan kondisi tersebut. Ia merasa atmosfer khas Kota Lama semakin berkurang akibat aksi pencurian itu.
“Seharusnya bisa saling menjaga, lokasi wisata Kota Lama Surabaya ini kan yang dicari suasananya. Kalau lampu-lampu penghias hilang semua ya sayang banget,” ujar Nuraini, warga Rungkut.
Nuraini baru menyadari lampu-lampu di Jalan Mliwis telah raib ketika memeriksa hasil foto di ponselnya. Ia mendapati hanya besi-besi penyangga yang tertinggal di tembok. “Ya semoga pelakunya segera tertangkap, lampu lampunya juga bisa segera dipasang lagi,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini, saat dikonfirmasi media belum memberikan tanggapan resmi.
Dari pihak kepolisian, Kanit Reskrim Polsek Bubutan, Ipda Martinus Simanjuntak, menyebut hingga kini belum ada laporan resmi dari Pemkot Surabaya mengenai kejadian ini. Namun, pihaknya tetap mengambil langkah awal dengan melakukan penyelidikan di lapangan.
“Di Polsek Bubutan tidak ada laporan. Tapi kami dari Bubutan masih melakukan penyelidikan,” ucap Ipda Martinus. [ram/suf]






