Banyuwangi (beritajatim.com) – Demi memperkuat perannya dalam pemberdayaan masyarakat, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) cabang Banyuwangi menggelar aksi sosial yang bertajuk “Aksi PNM Cegah Stunting dan Imunisasi”.
Kegiatan berlangsung pada 21, 22, dan 24 Mei dengan menghadirkan 150 penerima manfaat. Kegiatan menjangkau 8 titik lokasi di Kabupaten Banyuwangi dengan tiga Puskesmas yakni Kecamatan Genteng Kulon, Singojuruh, dan Gitik.
Kegiatan aksi nyata sebagai bentuk dukungan generasi emas Indonesia melalui edukasi pencegahan stunting, imunisasi gratis, serta pemberian paket gizi bagi ibu hamil dan balita.
Kegiatan dilaksanakan di aula puskesmas dan balai desa yang tersebar di delapan titik wilayah binaan.
Kegiatan ini melibatkan tenaga penyuluh dari puskesmas setempat, serta didukung oleh insan PNM dari Kantor Cabang, Unit ULaMM, dan Unit Mekaar.
Pemimpin Cabang PNM Banyuwangi, Sugiyati Nurul Handayani, menyampaikan bahwa PNM tidak hanya berfokus pada pembiayaan dan pendampingan usaha, tetapi juga peduli terhadap kualitas hidup masyarakat.
“Aksi ini adalah bentuk nyata asas manfaat PNM dalam mendampingi lahirnya generasi emas. Selain dukungan usaha, kami juga hadir untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui upaya preventif seperti pencegahan stunting,” ujar Nurul.
Pihaknya mengaku, dukungan terhadap kegiatan ini datang dari jajaran Muspika di tiga kecamatan, antara lain Kepala Desa, Camat, Kapolsek, dan Danramil.
Danramil 0852/04 Genteng, Sutoyo SH, menilai program ini selaras dengan upaya bersama dalam mencetak anak-anak sehat sebagai harapan bangsa. “Kami berharap aksi seperti ini dari PNM terus berlanjut agar masyarakat semakin terbantu,” tuturnya.
Kepala Puskesmas Genteng Kulon, Suroso, S.K.M, juga memberikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin. “Terima kasih kepada PNM yang menunjukkan bahwa pencegahan stunting butuh ‘super tim’. Dengan kebersamaan, target Banyuwangi zero stunting bukan hal mustahil,” tegasnya.
PNM percaya bahwa edukasi gizi dan pencegahan stunting adalah bagian penting dari misi pemberdayaan yang holistik. Aksi di 8 titik ini bukan hanya sekadar kegiatan sosial, tetapi bagian dari investasi sosial jangka panjang dalam membangun keluarga sehat, anak-anak cerdas, dan masyarakat mandiri.
Melalui #PNMuntukUMKM #PNMPemberdayaanUMKM dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, PNM terus berkomitmen menjadi mitra pemberdayaan yang tak hanya menguatkan ekonomi, tetapi juga menciptakan dampak sosial bagi masyarakat yang lebih sehat dan berdaya. [tar/ian]






