Ngawi (beritajatim.com) – Lagi-lagi petani Ngawi tewas tersengat jebakan tikus beraliran listrik. Kali ini, korban adalah Misni (66) warga Desa Jambangan Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi.
Dia tewas tersengat jebakan tikus beraliran listrik yang dipasang di sawahnya sendiri pada Jumat (26/01/2024)
Jasad Misni pertama kali ditemukan oleh petani lain lain yang hendak menengok sawahnya. Saat ditemukan, Misni sudah tewas dalam kondisi tertelungkup dan kakinya sudah terjerat kawat yang teraliri listrik dari mesin genset.
Petani itu langsung melaporkan kejadian itu pada pihak kepolisian.
‘’Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dengan posisi tertelungkup dan kakinya terjerat kawat yang dialiri listrik untuk menjebak hama tikus ini,’’ kata Murdoko, Kepala Desa Jambangan.
Polisi pun mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pun, jenazah korban dilakukan visum di rumah duka. Pihak keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah.
‘’In sudah kejadian ketiga. Dua kali di awal Januari di Karangjati Ngawi. Kemudian, ini yang ketiga kali. Namun, dari ketiganya ini tidak ada yang menjalani proses hukum karena yang memasang adalah korban sendiri. Kami hanya bisa meminta para petani untuk tidak lagi menggunakan jebakan tikus beraliran listrik,’’ kata Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Joshua Peter Krisnawan. [fiq/aje]






