Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC, kembali gagal mengamankan poin di kandang sendiri akibat kalah 2-3 dari Borneo FC, pada pekan ke-32 Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Sabtu (10/5/2025).
Pada laga tersebut Laskar Sape Kerrab sebenarnya sempat unggul 2-1 pada awal babak kedua, khususnya setelah sempat tertinggal 1-0 dari Pesut Etam melalui gol Mariano Bouer pada menit 45′ hingga interval pertama usai.
Dua gol Madura United pada awal babak kedua, masing-masing dicetak Youssef Ezzejjari pada menit 51′, serta gol spektakuler Taufik Hidayat pada menit 56′. Kedua gol tersebut sempat menjadi asa bagi tim tuan rumah untuk mencetak mengamankan poin.
Namun tertinggal gol pada menit awal babak kedua membuat Borneo FC mulai merubah strategi dengan melakukan rotasi pemain, taktik tersebut relatif jitu, sebab mereka akhirnya mampu menyamakan skor 2-2 berkat gol Ronaldo de Souza pada menit 67′.
Semenit berselang, Borneo kembali melakukan rotasi pemain dengan memasukkan pemain andalan, Stefano Lilipaly. Namun pada menit 80′, mereka justru harus bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah Alfarezzi Buffon.
Hanya saja, kejutan tidak berhenti disitu. Stefano Lilipaly yang baru masuk pada menit 80′, justru sukses membawa Borneo unggul 2-3 dari Madura United, berkat gol yang dicetaknya pada menit 85′. Sekaligus menjadi gol pamungkas pada laga tersebut. [pin/kun]






