Kediri (beritajatim.com) – Banyaknya peminat kesenian jaranan menjadi peluang bagi pengrajin di Kediri. Salah satunya, pengrajin kuda kepang asli Kediri, Wahyu Romadhoni.
Wahyu Romadhoni adalah salah satu pengrajin dari Desa Kranggan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Sejak 2014, pemuda 26 tahun ini menekuni usahanya sebagai pengrajin kuda kepang.
Hasil karyanya sudah dikenal hingga luar Pulau Jawa, seperti Kalimantan, Samarinda, hingga Medan. Pemuda yang akrab dipanggil Doni ini memproduksi kuda kepang dibantu dengan dua orang asisten.
Dalam pengerjaannya dibagi masing-masing bidang, mulai dari menyiapkan bahan-bahan, menganyam, hingga menggambar dan memberi warna agar kuda kepang tampak lebih menarik.
Doni mengaku, dalam satu bulan, dirinya seringkali mendapati orderan masuk kurang lebih tiga set kuda kepang.
“Untuk satu set kuda kepang dijual dengan harga Rp3.300.000-Rp3.900.000 per set berisi 6 buah kuda kepang, ” ujar Doni, pada Selasa (20/2/2024).
Kemampuan Doni dalam membuat kuda kepang itupun bukan di dapatnya dari bangku sekolah, tetapi dari hasil amatannya selama berkecimpung di dunia seni jaranan. [nm/beq]






