Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 20 invensi atau temuan dosen Ubaya dikenalkan pada perusahaan nasional. Tujuannya, agar nantinya dapat dilakukan hilirisasi. Pengenalan itu dikemas dalam pameran Ubaya Innovaction Expo 2023.
Direktur Ubaya Innovaction Hub (UIH), Sujoko Efferin menjelaskan, pameran ini sebagai upaya untuk memperkuat sinergi Universitas Surabaya (Ubaya) dengan dunia industri. Menurutnya, Ubaya memiliki banyak inovasi yang mencakup paten, desain industri, dan hak cipta. “Ubaya berkontribusi secara optimal untuk menghadapi abad inovasi yang tengah berlangsung saat ini,” kata Sujoko, Kamis (9/2/2023).
Ia menjelaskan, seluruh invensi sudah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dan memperoleh nomor serta tanggal penerimaan paten, dengan Ubaya sebagai pemegang paten. Menurutnya, hal ini membuat invensi bisa masuk ke tahap hilirisasi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”ubaya”]
Sujoko menyebut, bahwa tahap selanjutnya bakal dilakukan lisensi yang bersifat eksklusif. Artinya, hanya ada satu penerima lisensi yang bisa memperbanyak inovasi tersebut. Ia menambahkan, nantinya juga akan ada perjanjian terkait hak dan kewajiban antara perusahaan dengan Ubaya, pemeliharaan invensi, dan besaran royalti. Royalti tersebut akan dibagikan Ubaya kepada inventor.

Sementara itu, CEO Jete Indonesia sekaligus Ketua Entrepreneurship Advisory Board (EAB) Ubaya, Jhonny Thio Doran menyebut jika acara ini sebagai bukti komitmen Ubaya dalam menghasilkan inovasi dengan giat.
“Ubaya Innovaction bukan hanya inovasi, memberikan ide, atau penemuan, namun juga mementingkan aksi. Penemuan-penemuan ini harapannya tidak hanya dilihat oleh internal Ubaya, namun dirasakan manfaatnya oleh banyak pihak, khususnya masyarakat,” ungkapnya.
Sedangkan Rektor Ubaya, Dr Benny Lianto menilai bahwa invensi yang dikombinasikan dengan manejemen yang kuat dari berbagai pihak, dapat memberikan manfaat ekonomis bagi Ubaya dan juga masyarakat.
“Produk yang ada di Ubaya memiliki prospek yang baik untuk industri. Saya harap kampus ini dapat menjadi pusat dari riset dan inovasi. Hal ini tentu akan memperkuat hubungan Ubaya dengan para investor,” katanya. [ipl/kun]






