Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya, Nur Syamsi meminta terhadap pusat logistik untuk segera mengirimkan perlengkapan pemungutan suara menjelang pencoblosan Pemilu pada 14 Februari 2024 nanti.
Syamsi menyebut banyak perlengkapan yang belum masuk ke gudang logistik KPU Surabaya yakni seperti formulir-formulir untuk surat suara Pemilu 2024.
“Dari total seluruh perlengkapan pemungutan suara, dukungan perlengkapan lainnya yang memang ditentukan oleh KPU RI, berapa logistik yang belum masuk. Misal Sampul yang untuk bungkus sampil surat suara belum masuk,” kata Syamsi di kantor KPU Surabaya, Selasa (9/1/2024).
Syamsi menjelaskan formulir-fomulir yang dimaksud belum masuk ke gudang logistik yakni seperti formulir C sepertu daftar hadir, pemberitahuan, kejadian khusus, surat pengantar penyampain hasil. “Serta formulir C tanda terima penyampaikan hasil tapi kecil kecil ya, itu belum masuk,” kata dia.
Namun, lanjut dia, ada beberapa perlengkapan lainnya seperti kotak suara, bilik suara, alat coblos secara umum sudah lengkap. “Total 40800 sekian kotak suara. Surat suara sesuai jumlah DPT kami sekitar 2.218.586 juta. Sudah datang semua,” ujar fia.
Terkait surat suara yang rusak, Syamsi menyebut di KPU Surabaya masih melakukan seleksi dan proses pelipatan surat suara. Namun, tidak menutup kemungkinan ada beberapa potensi yang rusak sehingga belum memastikan jumlahnya. “Teman teman di gudang masih bekerja, kita tunggu saja lah, hasilnya berapa surat suara yang rusak yang harus diganti karena pada saat sortir dilipat. Diidentifikasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut Syamsi menyampaikan KPU Surabaya berharap perlengkapan logistik seperti surat formulir C segera dikirim. Mengingat jadwal pencoblosan tinggal 36 hari lagi. “Karena itu menjadi logistik pokok yang harus kami baking di dalam kotak suara. Kemudian, formulir C hasil plano, setiap jenis pemilu harapan sudah datang minggu ini,” kata dia.
Dia menambahkan bahwa proses setting backing dengan kapasitas suara terbesar di Jawa Timur sejak awal sudah dilakukan. Sehingga, ia meminta perlengkapan formulir-formulir itu segera datang. “Karena itu juga manajemen setting baking dengan kapasitas 40 ribu kotak suara sekian tidak mudah. Harapan kami segera datang,” ucapnya.
“Hari terus berjalan, jarum jam terus berputar. Semakin lamam datang kami krepotan. kendalanya Volume kapasitas gudang kami dan waktu baking itu juga tidak mudah. monggo bisa bayangkanlah. gudang 3200 lebarnya. Ada kotak pilih dan kotak suara dan kami harus seting baking puluhan ribu. itu tidak mudah,” pungkas dia.[asg/kun]






