Pasuruan (beritajatim.com) – Sebanyak 2.330 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) disebar di 365 desa/kelurahan se-kabupaten untuk memulai tahapan pencocokan dan penelitian (coklit). Mereka ditargetkan menyelesaikan verifikasi data dalam waktu satu bulan kedepan.
Komisioner Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Pasuruan, Fatimatus Zahro, menekankan pentingnya coklit dalam memastikan data pemilih yang valid dan akurat. “Tahapan coklit ini menjadi bagian krusial untuk melindungi hak pilih masyarakat,” jelas Zahro.
Pantarlih akan melakukan verifikasi data pemilih secara langsung. Mereka akan mendatangi rumah-rumah pemilih (door-to-door) untuk memastikan data yang tercantum valid. Hal ini dikarenakan data pemilih dapat berubah sewaktu-waktu.
Contohnya, data pemilih di Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 sebanyak 1.210.602 orang. Namun setelah sinkronisasi data dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri, terdapat perubahan menjadi 1.207.867.
“Jumlah pemilih hasil sinkronisasi itulah yang harus diverifikasi oleh Pantarlih,” ungkap Zahro.
Perubahan data pemilih dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti pemilih yang beralih status dari sipil menjadi TNI/Polri, meninggal dunia, atau pindah domisili ke luar daerah. Di sisi lain, potensi penambahan data pemilih berasal dari pemilih pemula yang baru mencapai usia sah untuk memilih.
Zahro menargetkan proses coklit dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan. Setelah itu, KPU akan melakukan pemutakhiran data pemilih secara berjenjang hingga ditetapkannya DPT Pilkada 2024.
“Setiap Pantarlih bertugas melakukan coklit di TPS yang telah ditentukan, dengan maksimal 400 pemilih per TPS,” jelas Zahro.
Pada Pilkada 2024, KPU Kabupaten Pasuruan menetapkan 2.330 TPS. Untuk TPS dengan jumlah pemilih lebih dari 400 orang, akan ditugaskan maksimal 2 Pantarlih.
KPU Kabupaten Pasuruan menghimbau kepada masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses coklit. Jika ada petugas Pantarlih yang datang ke rumah, mohon sediakan data diri yang lengkap dan ikuti proses coklit dengan seksama.
“Kerjasama masyarakat sangat penting untuk kelancaran dan kesuksesan Pilkada 2024,” pungkas Zahro. (ada/kun)






