Bojonegoro (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro mengumumkan bahwa berkas pendaftaran calon bupati dan wakil bupati pasangan Setyo Wahono-Nurul Azizah dalam Pilkada Bojonegoro 2024 masih belum lengkap dan membutuhkan perbaikan.
Hal ini disampaikan Ketua KPU Bojonegoro, Robby Adi Perwira, setelah melakukan pencermatan terhadap dokumen persyaratan pendaftaran pasangan calon tersebut.
Robby menjelaskan bahwa setelah menerima berkas pendaftaran, pihaknya langsung melakukan pengecekan terhadap kelengkapan dokumen syarat calon dan dokumen pencalonan.
“Beberapa dokumen setelah kami lakukan kroscek, ada yang tidak sesuai dengan regulasi, dan beberapa perlu diperbaiki,” ujar Robby pada Kamis, 29 Agustus 2024.
Pencermatan dokumen dilakukan terhadap dua aspek utama, yaitu syarat calon yang berhubungan dengan individu calon dan syarat dokumen pencalonan yang berkaitan dengan partai pengusung.
Beberapa berkas ditemukan tidak sesuai dengan template yang telah ditetapkan, terdapat dokumen yang seharusnya bermaterai namun tidak terlampir materai, serta beberapa dokumen digital yang kurang jelas terbaca oleh sistem silonkada.
“LO (Liaison Officer) pasangan calon telah berkoordinasi dengan kami dan meminta waktu untuk memperbaiki dokumen,” tambah Robby.
Mengingat syarat pencalonan harus lengkap, KPU Bojonegoro belum dapat menerima berkas pendaftaran Setyo Wahono-Nurul Azizah. Namun, pasangan calon (Bapaslon) masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki berkas tersebut hingga batas waktu pendaftaran.
Saat ini, pendaftaran sudah memasuki hari kedua dan akan berakhir pada hari ketiga pukul 23.59 WIB. KPU berharap agar berkas yang kurang dapat dilengkapi dan diserahkan kembali sebelum batas waktu terakhir. Apabila hingga batas akhir tidak ada pasangan calon yang mendaftar atau berkas perbaikan dari Setyo Wahono-Nurul Azizah belum diterima, KPU akan memperpanjang masa pendaftaran selama tiga hari ke depan.
“Berkas pendaftaran Bapaslon Setyo Wahono-Nurul Azizah belum kami terima karena belum lengkap, sehingga harus segera dilengkapi dan diserahkan kembali,” pungkas Robby.
Adik Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Setyo Wahono, menyatakan bahwa saat ini ada 14 partai politik yang telah bergabung mendukung pasangan ini. Wahono menyebutkan bahwa visi misi yang diusung adalah kemakmuran dan kebanggaan bagi tanah kelahiran mereka.
“Semua parpol yang bergabung dengan kami karena ada keselarasan visi. Tidak ada cara-cara lain, kami bergerak dengan semangat yang sama,” jelas Wahono. [lus/beq]






