Pasuruan (beritajatim.com) – KPM (keluarga penerima manfaat) di Kabupaten Pasuruan akhirnya menerima Bantuan Sosial Tunai (BST). Jumlahnya, sekitar 8.985 keluarga miskin ekstream. Sebelumnya BST ini akan diberikan sebelum lebaran lalu, namun Pemkab Pasuruan harus menyesuaikan jumlah data KPM.
Jumlah ini meningkat. Sebelumnya hanya berkisar 6.080 KPM, kini naik hingga 8.985 KPM. Jumlah ini dikumpulkan dari seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan dari 24 kecamatan.
“Jumlah KPM setelah kami lihat datanya dari Baperrida ada kenaikkan yang semula 6.080 kini jadi 8.985 KPM. Penerima bansos kemiskinan ekstream ini tersebar di 24 kecamatan,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Suwito Adi, Selasa (21/5/2024).
BST ini diberikan oleh Pj Bupati Pasuruan Andriyanti secara simbolis di Pendopo Kecamatan Bangil. Sementara untuk lainnya akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia secara langsung dan tunai.
Tak hanya itu, para penerima BST tersebut bisa diarahkan untuk mengambik bantuan di pendapa kecamatan atai tempat yang sudah ditentukan. Para penerima juga sudah diberikan sosialisasi untuk membawa surat pemberitahuan yang bisa dibawa saat mengambil disertai KTP dan KK (Kartu Keluarga).
“Setiap KPM akan dijatah dana sebesar Rp200 ribu setiap bulannya untuk pencairan Januari hingga Maret. Jadi nanti para KPM menerima uang tunai sebesar Rp600 ribu yang dialokasikan melalui DBHCHT yang diterima Pemkab Pasuruan,” imbuhnya.
Dirinya juga berharap bantuan yang diberikan bisa meringankan beban pengeluaran para KPM. Ia juga mengimbau dana bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok. Seperti membeli beras, gula, telur, dan sembako, bukan untuk membeli kebutuhan sekunder. [ada/suf]






