Kuala Lumpur (beritajatim,com) – KPJ Healthcare, salah satu jaringan rumah sakit swasta terbesar di Malaysia, semakin gencar membidik pasar kesehatan Indonesia. KPJ Healthcare telah melakukan berbagai upaya untuk menjangkau pasien Indonesia, termasuk menggelar pameran wisata kesehatan di Jakarta dan Surabaya serta menjalin kerja sama dengan sejumlah agen perjalanan.
“Kami melihat potensi besar di Indonesia, terutama dengan adanya kelas menengah yang terus berkembang. Banyak masyarakat Indonesia yang mencari alternatif layanan kesehatan berkualitas tinggi, termasuk untuk tindakan medis yang kompleks,” ujar President and Managing Director of KPJ Healthcare Berhad, Chin Keat Chyuan, di Menara KPJ, Jalan Tun Razak, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa, 6 Agustus 2024.
Salah satu strategi utama KPJ untuk menarik pasien Indonesia adalah melalui pembentukan pusat-pusat keunggulan (center of excellence). Pusat-pusat ini akan fokus pada penanganan penyakit-penyakit tertentu dengan menggunakan teknologi terkini dan melibatkan tim dokter spesialis yang berpengalaman.
“Sebagai contoh, kami telah berhasil melakukan operasi bypass jantung dengan teknik minimal invasif, tanpa perlu membuka dada pasien. Selain itu, kami juga menggunakan robot untuk operasi penggantian lutut total, yang dapat meningkatkan presisi dan mengurangi risiko komplikasi,” jelasnya.
Keunggulan lain yang ditawarkan KPJ adalah keanggotaannya dalam Mayo Clinic Care Network, sebuah jaringan rumah sakit yang diakui secara global. Melalui keanggotaan ini, KPJ dapat mengakses standar perawatan terbaik dunia dan terus meningkatkan kualitas layanannya.

“Kami percaya bahwa dengan menawarkan layanan kesehatan berkualitas tinggi, didukung oleh teknologi mutakhir dan tim medis yang kompeten, KPJ dapat menjadi pilihan yang tepat bagi pasien Indonesia,” tambah Chin Keat Chyuan.
Pasar Indonesia Jadi Prioritas
Data menunjukkan bahwa Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial bagi industri kesehatan Malaysia. Lebih dari 51 persen wisatawan kesehatan Malaysia berasal dari Indonesia. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat Indonesia untuk mencari perawatan medis di luar negeri.
“Kami sangat optimis dengan prospek bisnis kami di Indonesia. Kami akan terus berupaya untuk memperkuat kehadiran kami di pasar ini dan memberikan pelayanan terbaik bagi pasien Indonesia,” pungkas Chin Keat Chyuan. [beq]






