Surabaya (beritajatim.com) – Jelang perayaan tahun baru, jajaran Polda Jawa Timur menyiapkan pembatasan khusus untuk wilayah Surabaya guna mengantisipasi penyebaran virus varian baru Omicron. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta usai melakukan kunjungan kerja ke Polrestabes Surabaya, Senin (27/12/2021).
Nico menuturkan, pihaknya telah menyiapkan skema pengamanan untuk perayaan tahun baru. Saat ini, dirinya terus berkoordinasi dengan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Achmad Yusep Gunawan. Tujuannya untuk mengamankan masyarakat Surabaya.
“Kami sedang menyiapkan untuk membentuk struktur organisasi untuk pengamanan dengan membentuk 3 ring. Ring Tiga ada di titik luar perbatasan Madura, Sidoarjo, Gresik. Untuk ring Satu di pusat keramaian Surabaya,” ujar Nico di hadapan media.
Ia menambahkan, terkait tampat wisata, pihaknya akan mentaati surat edaran yang telah dikeluarkan oleh Pemkot Kota Surabaya.
“Ke depan sinergi antara Polda dan Kodam B Brawijaya akan didukung stakeholder untuk pengamanan menghadapi tahun baru. Untuk tempat wisata ada surat edaran bapak Wali Kota tempat keramaian yang buka dan tutup. Kami mengikuti apa yang menjadi keputusan wali kota,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tahun-baru”]
Nico juga mengimbau agar masyarakat senantiasa waspada terhadap kejahatan jalanan yang marak terjadi jelang tahun baru. Tak lupa ia mengingatkan agar masyarakat merayakan tahun baru dengan sederhana guna mengantisipasi penyebaran varian baru virus Covid varian baru Omicron.
“Waspadai, curas curat curanmor bermain mercon. Mari kita bekerja sama patuhi aturan yang ada insya Allah akan terhindar dari marabahaya. Saya imbau juga agar masyarakat waspada terhadap penyebaran varian baru Omicron. Untuk pelaku usaha juga harus taat kepada prokes. Ayo kita jaga sama – sama,” pungkasnya. [ang/but]






