Pasuruan (beritajatim.com) – Selain akibat hujan deras semalaman, banjir yang merendam 4 Kecamatan di Kota Pasuruan juga diakibatkan oleh pasang air laut. Ketua Pelaksana BPBD Kota Pasuruan, Samsul Hadi mengatakan jika banjir mulai terjadi pada Selasa dini hari (30/11/2021) pukul 01.15 WIB.
Berdasarkan hasil kaji cepat BPBD, banjir yang merendam semalaman ini diperparah oleh pasangnya air laut pelabuhan Kota Pasuruan.
“Hujan deras mengguyur mulai jam 11 malam hingga jam 3, kalau banjir mulai jam 1 dini hari. Penyebabnya curah hujan tinggi ditambah pasang air laut, ” ungkapnya Samsul saat dikonfirmasi reporter beritajatim.com Selasa, (30/11).
[berita-terkait number=”5″ tag=”banjir”]
Akibatnya air di beberapa sungai di Kota Pasuruan meluap secara bersamaan dan mengakibatkan genangan air. Tinggi air yang disebabkan hujan berkepanjangan ini setinggi rata-rata lutut orang dewasa. “Rata-rata genangan air paling tinggi sampai 60 cm dan paling rendah 20 cm, ” imbuhnya.
BPBD Kota Pasuruan memperkirakan ada lebih dsri ratusan rumah warga di 4 kecmatan Kota Pasuruan yang sempat terendam banjir. Sehingga kurang lebihnya ada 450 kepala keluarga yang terdampak banjir di Kota Pasuruan. “Di Gadingrejo sendiri ada sekitar 450 kepala keluarga yang terdampak banjir , belum ditambah kecamatan lain, ” ungkapnya.
Sangking tingginya air, rata-rata banjir yang menggenangi rumah warga hingga mencapai tinggi 20 cm. “Kalau tinggi rata-rata genangan di dalam runah antara 20 cm sampe 5 cm, ” pungkasnya. (ada/kun)






