Kediri (beritajatim.com) — Penghargaan kembali diraih oleh Pemerintah Kota Kediri. Kali ini Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri berhasil menjadi Desa/Kelurahan Tangguh Bencana kategori madya dalam Destana Award 2019. Penghargaan tersebut diberikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu.
Destana Award ini diberikan bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (12/10/2019).
Destana Award baru pertama kali diraih oleh Pemerintah Kota Kediri. Tentu berbagai inovasi telah dilakukan Pemerintah Kota Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri sehingga penghargaan ini bisa diraih. Inovasi-inovasi tersebut diantaranya, pengkajian resiko bencana, perencanaan penanggulangan bencana, pembentukan forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB), peningkatan kapasistas, serta laporan kegiatan.

[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-kediri”]
Kelurahan Ketami memiliki potensi bencana kebakaran karena disana memiliki banyak lahan persawahan dan perkebunan. Warga Kelurahan Ketami diberi pelatihan dari BPBD Kota Kediri berupa pemadaman karhutla. Jadi ketika terjadi kebakaran warga mampu merespon dan memahami bagaimana harus bertindak untuk menanggulanginya. Selain itu juga terdapat beberapa indikator yang terpenuhi sehingga Kelurahan Ketami berhasil menjadi Desa/Kelurahan Tangguh Bencana. Tidak hanya itu, Kelurahan Ketami juga memiliki inovasi. Yakni, sudah membentuk satgas destana secara mandiri dengan anggaran kelurahan dan pembinaanya melalui dana kelurahan.

Selain Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, ada tiga daerah lain yang memperoleh Destana Award 2019 kategori madya. Yakni Kelurahan Bandung Rejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Desa Salamrojo, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, dan Desa Purwosari, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi. [adv humas/nng]






