Batu (beritajatim.com) – Kota Batu akan segera memiliki Griya Yatimpreneur untuk melatih anak yatim agar terampil berkarya dan mandiri. Proses pembangunan griya ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai pada Selasa (18/4/2023).
Lokasi Griya Yatimpreneur berada di jalan Indragiri RT 1 RW 3 Desa Pesanggaran, Kota Batu. Griya Yatimpreneur akan menjadi tempat untuk melatih anak yatim agar mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan membentuk anak yatim yang mandiri dan produktif.
“Pembagunan griya ini menjadi salah satu upaya untuk mengantarkan anak-anak yatim agar punya karya dan bisa mandiri. Ini upaya kita bersama untuk mengantarkan anak-anak agar bisa diajarkan berbagai keterampilan,” terang Direktur Griya Yatimpreneur Indonesia, Fathul Yasin.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/begini-cara-pemkot-batu-tingkatkan-penerimaan-pajak-daerah/
Dari tempat itu, Fathul berharap agar anak Yatim di kota Batu bisa memiliki penghasilan sendiri. Anak yatim diajak lebih kreatif dan lebih mandiri dengan karyanya sendiri. “Kita berharap mereka bisa berpenghasilan sendiri,” katanya.
Pembangunan Griya Yatimpreneur mendapat apresiasi langsung dari Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai. Dia berharap agar semakin banyak anak yatim yang terbantu dan terfasilitasi.

“Dengan adanya griya yatimpreneur di Kota Batu, saya berharap makin banyak anak yatim yang terfasilitasi dan terbantu,” ujar Aries.
Aries mendorong agar anak yatim lebih inovatif dan kreatif dengan pembinaan di Griya Yatimpreneur. “Saya berharap dari griya ini lahir anak yang kreatif dan inovatif. Kita bina mereka, kita berikan ilmu serta keterampilan, sehingga mereka memiliki kemandirian dan jiwa kompetitif,” ungkapnya. (dan/ted)






