Mojokerto (beritajatim.com) – Menjelang akhir Ramadan 1447 Hijriah, Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kota Mojokerto menyalurkan zakat fitrah dan infak kepada sebanyak 1.798 mustahik. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat.
Pada tahun 2026, zakat fitrah yang berhasil dihimpun mencapai Rp89.900.000. Selain itu, infak yang dikumpulkan dari 57 unit dan subunit Korpri tercatat sebesar Rp49.507.000. Dengan demikian, total dana yang disalurkan kepada para penerima manfaat mencapai Rp139.407.000.
Dari total tersebut, sebanyak 1.700 paket bantuan diberikan kepada tenaga PPPK Paruh Waktu dan Petugas Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Sementara sisanya disalurkan kepada masyarakat umum yang membutuhkan. “Total keseluruhan yang disalurkan tahun ini sebesar Rp139.407.000,” ungkapnya, Selasa (17/3/2026).
Ning Ita (sapaan akrab, red) mengapresiasi kepada seluruh jajaran Korpri yang secara konsisten menunaikan zakat dan infak setiap tahunnya. Menurutnya, hal tersebut merupakan wujud keimanan sekaligus bentuk kepedulian sosial yang perlu terus dijaga dan ditingkatkan.
Ia berharap, seluruh amal ibadah yang dilakukan selama Ramadan dapat memberikan manfaat luas serta menjadi kebaikan bagi semua pihak, baik di dunia maupun di akhirat. Ning Ita menegaskan bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyucian diri dan harta, tetapi juga memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana penyucian diri dan harta, agar setiap yang kita miliki menjadi lebih berkah dan membawa kebaikan bagi sesama,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tahunan Korpri ini tidak sekadar memenuhi kewajiban zakat fitrah bagi aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan di tengah momentum Ramadan. [tin/suf]






