Bangkalan (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada 10 Maret 2023 lalu, korban hingga kini masih menyisakan tanda tanya. Pasalnya, korban tidak membawa identitas apapun. Jenazah masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifa Ambami Ratoh Ebuh (Syamrabu) Bangkalan.
Kepala Ruangan Pemulasaran Jenazah RSUD Syamrabu, Sri Sulistiawati membenarkan hal tersebut. Bahwa, enazah Mr.x hingga kini masih disimpan di lemari pendingin di ruang pemulasaran.
“Kami sudah berupaya menyebarkan info terkait Mr.x namun belum ada hasil. Jika sampai besok belum juga dijemput oleh keluarga maka akan kami makamkan,” tuturnya, Selasa (14/3/2023).
Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Bangkalan, Ipda Sys Eko Purnomo mengatakan, korban mengalami kecelakaan pada pukul 19.50 WIB menabrak bodi belakang truk yang sedang berhenti di pinggir jalan. Padahal truk telah menghidupkan lampu hazard.
“Tapi korban terus menabrak hingga tersangkut di bagian belakang truk. Korban langsung meninggal di tempat,” jelasnya.
Ia juga mengatakan jika motor yang dikendarai korban tidak memiliki plat nomor. Dari tubuh korban juga tidak ditemukan identitas apapun.
“Kami cek nomor rangka dan nomer mesinnya, motor ini miliki warga Kecamatan Genteng, Surabaya,” tambahnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”polres-bangkalan”]
Ia menyebut, pemilik motor juga melaporkan kehilangan motornya di hari tersebut. Pemilik, kehilangan motor saat berada di sungai pada siang hari.
“Siang hari motor tersebut dicuri dan dilaporkan oleh pemiliknya namun pelaku belum tertangkap. Kami belum tahu, Mr.x ini pelaku curanmor, jaringan atau bukan. Sebab masih didalami lebih lanjut,” pungkasnya. [sar/but]






