Pasuruan (beritajatim.com) – Kopi Telu, sebuah restoran yang ada di perbatasan antara Desa Bulukandang dan Desa Ketanireng, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, tidak hanya menyediakan tempat untuk makan, tapi juga wisata edukasi.
Untuk itu, bagi masyarakat Jawa Timur khususnya warga Pasuruan tak usah bingung mencari tempat libur lebaran atau kuliner untuk buka bersama keluarga. Sebab, restoran Kopi Telu yang bernuansa alam seperti sawah dan pegunungan, menyuguhkan hijaunya daun dan sejuknya angin semilir karena kondisi restoran yang berkonsep terbuka.
Dengan luas kawasan yang mencapai satu hektar ini, ada tiga tempat makan. Pengunjung bisa memilih tempat makan restoran, cafe, ataupun foodcourt yang diisi oleh 27 UMKM asli Pasuruan. Tak hanya itu, di Kopi Telu ini juga ada tempat bermain bagi anak-anak.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/ratusan-mahasiswa-demo-di-kantor-dprd-jatim-tolak-uu-cipta-kerja/
“Tempat bermainnya ada tiga tempat, ada dibagian atas, tengah, sama dibagian samping kanan. Disamping kanan ini nantinya akan kita jadikan tempat wisata edukasi untuk siswa,” kata Johny Johnsen pemilik Kopi Telu.
Johny menceritakan, sudah dua tahun lamanya bergelut di dunia bisnis makanan. Lelaki berusia 23 tahun ini mulanya tak sengaja membuka bisnis kuliner.
Bisnis kuliner miliknya ini bermula dari tugas dosennya saat menempuh pendidikan di Surabaya. Saat itu Johny merasa kebingungan untuk menyelesaikan mata kuliah magang, alhasil dirinya mendirikan usahanya sendiri yakni Kopi Telu.
Bisnis yang digelutinya ini juga tak berjalan mulus, melainkan juga banyak cobaan yang diterima, terutama saat Covid-19 melanda Indonesia. Johny mengatakan bahwa bisnisnya pernah sampai tutup selama satu bulan dikarenakan tidak adanya pemasukan.
Namun, Johny bisa bangkit melawan pandemi tersebut dengan jerih payahnya. Bahkan saat ini dirinya mempunyai menu andalan yang terbaru yakni paket gril dan steamboat.
Paket grill ini sendiri tak begitu menguras kantong pengunjung, dengan harga Rp 120.000 pengunjung sudah bisa menikmati paket grill untuk dua orang. Sedangkan untuk paket steambot pengunjung hanya perlu merogoh kocek Rp 90.000 sudah bisa dinikmati 4 hingga 5 orang.
“Kelebihannya disini pengunjung bisa ngegrill sambil melihat pemandangan sawah yang membentang. Jika malam, setiap hari pengunjung juga akan dimanjakan dengan live musik,” sambungnya.
Meski setiap harinya ramai, pengunjung tak perlu risau untuk memarkir kendaraannya. Karena di Kopi Telu lahan parkir sangat luas, pengunjung hanya perlu membayar Rp 2.000 untuk kendaraan roda dua, dan Rp 5.000 untuk kendaraan roda empat. (ada/kun)






