Surabaya (beritajatim.com) – Kopi Sore AI Community kembali menggelar diskusi menarik tentang kecerdasan buatan (AI) dalam pemasaran digital pada 26 Februari 2025 di Ngopibareng Baradjawa Cafe, Surabaya. Acara ini dihadiri oleh para pelaku bisnis, digital marketer, pengembang teknologi, hingga akademisi yang ingin memahami bagaimana AI mengubah strategi pemasaran digital di era modern.
Diskusi ini menyoroti bagaimana AI semakin berkembang dari sekadar alat bantu analisis data menjadi Autonomous AI Agent yang mampu mengambil keputusan pemasaran secara mandiri. AI tidak lagi hanya memberikan rekomendasi, tetapi dapat mencari informasi, menganalisis tren pasar, hingga mengoptimalkan strategi iklan tanpa perlu intervensi manusia.
Faris Mujaddid, Founder HandalDigital.com, menyoroti bagaimana AI Agent dapat mengubah perilaku konsumen di masa depan. AI yang mampu berbelanja sendiri akan lebih memilih produk berdasarkan spesifikasi teknis daripada sekadar promosi emosional. Hal ini menuntut brand untuk lebih mengoptimalkan data produk agar dapat bersaing di pasar yang semakin dikuasai oleh algoritma AI.
“Ke depan, AI Agent bahkan bisa berbelanja produk sendiri, yang akan mengubah total strategi pemasaran digital. Brand harus siap beradaptasi dengan AI yang memilih produk berdasarkan spesifikasi teknis, bukan sekadar iklan emosional,” ungkapnya.
Dalam diskusi ini Faris juga membahas dampak AI terhadap industri digital marketing, termasuk pergeseran strategi pemasaran, optimasi data produk yang lebih detail, serta berkurangnya efektivitas iklan berbasis storytelling. Digital marketer dituntut untuk beradaptasi dengan perubahan ini dengan memanfaatkan AI untuk memahami perilaku pelanggan dan merancang strategi pemasaran berbasis data.
“Seorang digital marketer harus beradaptasi dengan perubahan ini, supaya tidak terkena dampak. Karena perkembangan AI sangat pesat. Perusahaan bisa melakukan efisiensi, jadi 1 orang dengan menggunakan AI agent bisa melakukan semuanya hingga ke tahap distribusi,” tambah dia.
Selain itu, Faris memperkenalkan penggunaan Custom ChatGPT. Teknologi ini memungkinkan digital marketer menciptakan AI yang lebih spesifik untuk kebutuhan mereka, seperti analisis SEO, strategi media sosial, copywriting, hingga periklanan digital. Dengan Custom GPT, marketer dapat menghemat waktu dan tenaga karena AI telah disesuaikan untuk tugas tertentu tanpa perlu banyak instruksi tambahan.
“Custom GPT memungkinkan marketer untuk bekerja lebih efisien karena jawaban yang diberikan sudah lebih relevan dan sesuai dengan kebutuhan spesifik. Ini akan sangat menghemat waktu dan tenaga dibandingkan menggunakan ChatGPT biasa,” ungkap Faris.
Dalam menghadapi era baru ini, Faris menyarankan para digital marketer untuk mengoptimalkan data produk, menggunakan AI dalam analisis pasar, serta tetap membangun koneksi emosional dengan pelanggan manusia. Meskipun AI semakin berperan dalam pengambilan keputusan, manusia tetap memiliki kendali dalam strategi kreatif dan pengembangan brand.
Acara ini semakin meriah dengan sesi diskusi interaktif dan networking, di mana peserta berbagi pengalaman dan wawasan mengenai implementasi AI dalam pemasaran digital. Kopi Sore AI Community menegaskan bahwa AI bukan sekadar tren, melainkan alat penting dalam transformasi digital yang harus segera diadaptasi oleh para pelaku bisnis.
Dengan suasana santai di Ngopibareng Baradjawa Cafe, para peserta menikmati kopi sambil berdiskusi tentang masa depan digital marketing di era AI. Acara ini menjadi bukti bahwa komunitas dan kolaborasi sangat penting dalam menghadapi perubahan teknologi. Kopi Sore AI Community berencana untuk terus mengadakan diskusi dan workshop seputar AI dalam pemasaran digital.
Bagi yang ingin terus mengikuti perkembangan AI dalam dunia bisnis dan pemasaran, pantau terus informasi terbaru dari Kopi Sore AI Community. [hrs/beq]






