Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menerima kunjungan dari Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, Takonai Susumu. Pertemuan ini untuk memperkuat kerja sama bilateral, khususnya di bidang pendidikan, kebudayaan, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor kesehatan.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Rektor Unusa, Prof. Achmad Jazidie, beserta jajaran pimpinan kampus. Dalam sambutannya, Prof. Jazidie menyampaikan apresiasi atas perhatian Konjen Jepang terhadap pengembangan SDM di Indonesia, khususnya di lingkungan Unusa.
“Selama ini kami juga difasilitasi, mulai dari buku pembelajaran bahasa Jepang hingga kursus bahasa. Harapan kami, kerja sama ini bisa terus dilanjutkan dan diperluas,” ujar Prof. Jazidie, Jumat (20/6/2025).
Unusa telah memiliki berbagai program internasional, termasuk pengiriman tenaga kesehatan ke luar negeri seperti Jepang. Menurut Prof. Jazidie, dukungan dari Konjen Jepang sangat penting dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap secara bahasa dan budaya untuk bersaing di pasar global.
Sementara itu, Takonai menyampaikan Jepang saat ini sangat membutuhkan tenaga kesehatan profesional dari luar negeri, termasuk Indonesia. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan institusi pendidikan seperti Unusa.
“Kami ingin membantu para perawat Indonesia agar bisa lolos uji kompetensi bahasa Jepang sehingga mereka dapat bekerja di Jepang secara legal dan profesional. Kami percaya, kerja sama ini punya potensi besar untuk terus dikembangkan,” kata Takonai.
Ia juga mendorong agar kolaborasi antara Jepang dan Unusa tidak hanya fokus pada pengiriman tenaga kerja, tetapi juga pertukaran ilmu pengetahuan, pelatihan budaya, program magang, dan penelitian bersama.
Kunjungan tersebut ditutup dengan diskusi soal peluang-peluang kerja sama di masa mendatang. Unusa menegaskan komitmennya menjalankan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek kemitraan global.
Sebagai kampus berbasis nilai ke-Islaman dan kebangsaan, Unusa siap menjadi mitra strategis dalam kerja sama internasional, termasuk dalam peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia di sektor global. [ipl/but]






